Portal Pantura – Penyaluran Program Keluarga Harapan (PKH) tahap kedua masih berlangsung di sejumlah daerah Indonesia pada Juni 2026. Bantuan dari Kementerian Sosial ini menyasar keluarga kurang mampu dan kelompok rentan, sesuai data terbaru dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Kabar baiknya, warga tidak perlu lagi repot mendatangi kantor desa atau dinas sosial hanya untuk memastikan status penerimaan. Pengecekan kini bisa dilakukan kapan saja lewat ponsel, cukup bermodal Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum di KTP.
Besaran Dana PKH Juni 2026
Nilai bantuan PKH berbeda-beda tergantung kategori penerima. Berikut rinciannya per tahap penyaluran:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000
- Siswa SD/sederajat: Rp225.000
- Siswa SMP/sederajat: Rp375.000
- Siswa SMA/sederajat: Rp500.000
- Lanjut usia (60 tahun ke atas): Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
Khusus kategori korban pelanggaran HAM berat, total bantuan dalam setahun mencapai Rp10,8 juta yang dicairkan secara bertahap.
Cara Cek Penerima PKH Juni 2026 dengan NIK KTP
Verifikasi status penerima PKH cukup mudah dan bisa dilakukan lewat dua cara, yakni melalui situs resmi atau aplikasi Cek Bansos.
Cek PKH Melalui Website Resmi
Berikut langkah-langkah yang bisa diikuti:
- Akses laman cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah sesuai alamat di KTP
- Ketik NIK yang tercantum di KTP
- Isi kode captcha yang tampil di layar
- Klik tombol “Cari Data”
- Tunggu beberapa saat hingga hasil pencarian muncul
Jika nama terdaftar, sistem akan menampilkan status “YA” beserta jenis bantuan dan periode penyalurannya, misalnya status PKH periode April–Juni 2026.
Cek PKH Melalui Aplikasi Cek Bansos
Selain lewat browser, pengecekan juga dapat dilakukan melalui aplikasi resmi yang bisa diunduh di ponsel.
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
- Buka aplikasi, lalu pilih menu “Cek Bansos“
- Masukkan NIK yang terdaftar
- Tekan tombol “Cari Data”
Hasil pencarian akan menunjukkan kategori bantuan, status penerima, dan estimasi jadwal pencairan.
Pengecekan besaran dan status penerima PKH Juni 2026 kini jauh lebih praktis karena bisa dilakukan secara online hanya dengan NIK KTP. Baik melalui website resmi maupun aplikasi Cek Bansos, masyarakat dapat memantau sendiri tanpa harus mengantre di kantor desa atau dinas sosial.
Tim Redaksi


