Portal Pantura – Harga sejumlah bahan pokok secara nasional mengalami pergerakan fluktuatif pada perdagangan Jumat (7/8/2026). Lonjakan tertinggi terjadi pada komoditas cabai rawit merah, sementara komoditas bawang justru melandai.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia pukul 10.30 WIB, pergerakan harga pangan komoditas utama menunjukkan variasi signifikan di tingkat pengecer.
Pergerakan Harga Cabai di Pasar Nasional
Harga cabai rawit merah melonjak sebesar 5,29 persen atau naik Rp2.950 menjadi Rp58.750 per kilogram. Komoditas cabai merah keriting juga ikut merambat naik 0,93 persen menjadi Rp48.950 per kilogram.
Kondisi berbeda terjadi pada cabai merah besar yang justru terkoreksi turun 1,43 persen ke angka Rp48.350 per kilogram. Sementara itu, harga cabai rawit hijau terpantau stabil di posisi Rp51.950 per kilogram.
Bawang Merah dan Bawang Putih Meredam
Penurunan harga terjadi pada komoditas bawang merah ukuran sedang yang terkikis 2,22 persen menjadi Rp39.550 per kilogram. Bawang putih ukuran sedang juga menyusul turun 1,67 persen hingga menyentuh harga Rp41.150 per kilogram.
Perkembangan Harga Daging, Telur, dan Beras
Komoditas daging ayam ras segar mengalami kenaikan tipis 0,88 persen menjadi Rp40.250 per kilogram. Untuk daging sapi kualitas I stabil di level Rp151.000 per kilogram, sedangkan kualitas II naik tipis menjadi Rp142.200 per kilogram.
Harga telur ayam ras segar tercatat mengalami penurunan sebesar 0,51 persen. Kini, bahan pangan protein tersebut dijual seharga Rp29.500 per kilogram.
Banderol Beras, Gula, dan Minyak Goreng
Sektor komoditas beras terpantau tidak mengalami perubahan harga di semua tingkatan kualitas. Beras medium I dan II bertahan masing-masing di harga Rp16.400 dan Rp16.200 per kilogram, sementara beras super I tetap di level Rp17.700 per kilogram.
Harga gula pasir dan minyak goreng curah juga terpantau stagnan di pasar. Gula pasir lokal bertahan di Rp19.050 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerk II mengalami kenaikan sangat tipis menjadi Rp23.500 per kilogram.***





