Portal Pantura, Brebes – Yayasan Hans Satya Dharma (HSD) mengalami gejolak internal. Handono Sivananda selaku Pendiri dan Pembina Yayasan memberhentikan tidak hormat Ketua Umum Yayasan HSD Jawa Tengah, Turnya.
Pembertian ini terkait polemik dugaan jual beli titik dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Brebes.
Pembina Bantah Dugaan Jual Beli
Handono membantah tuduhan terhadap pengurus yayasan di Brebes. Ia menyebut informasi yang beredar tidak sesuai fakta.
Baca Juga:
Sudirman Said: “Hanya Ada Satu Organisasi…
❯
“Apa yang diberitakan tidak sesuai dengan fakta,” kata Handono di Grand Dian Hotel Bumiayu, Jumat (16/1/2025).
Handono menjelaskan, mitra yayasan yang ingin mendirikan dapur MBG justru mendapat pembiayaan dari yayasan. Ia menilai tuduhan tersebut mencoreng nama baik organisasi.
“Apa motif beliau sebagai ketua umum malah mencemarkan nama baik yayasanya sendiri,” ujarnya.
Handono mengaku menyesal mengangkat Turnya sebagai ketua umum. Ia menilai kepemimpinan Turnya mengecewakan.
Bagus Kumanto Ditunjuk Sebagai Plt
Pasca pemberhentian, struktur organisasi yayasan tetap berjalan normal. Tidak ada perombakan besar kecuali posisi ketua umum.
Handono menunjuk Bagus Kumanto sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Yayasan HSD Jawa Tengah.
Ke depan, yayasan akan melakukan konsolidasi universal, bukan berdasarkan kepentingan personal. Handono menegaskan yayasan didirikan untuk kepentingan masyarakat.
Tim Redaksi
