Portal Pantura, Brebes – Pemerintah Desa Kalijurang di Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, menyelenggarakan Musyawarah Desa (Musdes) pada Kamis, 7 November 2024.
Agenda utama dalam Musdes ini adalah pembahasan dan penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDES) untuk Tahun Anggaran 2025.
Acara yang digelar di Balai Desa Kalijurang ini melibatkan kepala desa, perangkat desa, camat, perwakilan dari kecamatan, tokoh masyarakat, serta sejumlah elemen masyarakat lainnya yang ikut memberi saran untuk memastikan rencana pembangunan dapat mengakomodasi kebutuhan warga.
Dalam musyawarah tersebut, Kepala Desa Kalijurang, Edi Riyanto, mengumumkan bahwa dana desa untuk 2025 mengalami peningkatan sebesar Rp95 juta dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga total dana desa kini mencapai Rp1.392.348.000.
Dana ini diperoleh dari pemerintah pusat, Desa Kalijurang juga akan menerima bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp1.150.000.000.
“Saya berharap agar dana yang bertambah ini dapat mendukung lebih banyak program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat desa,” ujarnya.
Camat Tonjong, Lukman Hakim, SH., S.Ip., menekankan bahwa perencanaan pembangunan desa harus disusun dengan matang dan sejalan dengan prioritas kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, pengelolaan dana desa harus dilakukan secara efisien agar program-program yang direncanakan benar-benar mencapai sasaran.
Camat Lukman juga menyoroti pentingnya akurasi dalam penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD), terutama agar bantuan langsung tunai yang disalurkan benar-benar dinikmati oleh warga yang paling membutuhkan.
Selain mengenai dana dan pembangunan, Lukman Hakim juga menyampaikan pentingnya warga desa untuk taat pajak, khususnya dalam membayar pajak kendaraan bermotor.
Ia mengingatkan bahwa pembayaran pajak kendaraan bermotor berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa 70 persen dari pajak ini dialokasikan untuk pemerintah kabupaten, sementara sisanya diperuntukkan bagi provinsi.
“Saya berharap warga yang masih menunggak pajak kendaraan bermotor dapat segera melunasi kewajibannya agar dana pajak dapat digunakan kembali untuk mendukung pembangunan daerah, termasuk desa kita sendiri,” ungkap Lukman.
Musdes di Kalijurang kali ini menghadirkan beberapa tokoh penting desa, termasuk Kepala Desa Edi Riyanto, Camat Tonjong Lukman Hakim, Kasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Yekti Utaminingsih, dan Kasi Pemerintahan Rindo. Tak ketinggalan hadir pula pendamping desa, anggota Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta ketua RT dan RW yang turut memberikan masukan.
Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), H. Nurudin, juga ikut ambil bagian dalam musyawarah ini guna mengawasi perencanaan serta memastikan prioritas yang ditetapkan sesuai dengan aspirasi masyarakat.
Para peserta Musdes membahas berbagai usulan program pembangunan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mendasar warga desa, seperti peningkatan layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, dan penyediaan fasilitas pendidikan yang lebih memadai.
Tim Redaksi
