Portal Pantura – Musim kemarau panjang tahun ini kembali menyisakan ujian berat bagi sebagian besar wilayah di Tanah Air.
Kabupaten Brebes bagian selatan menjadi salah satu kawasan yang merasakan dampak paling nyata dari gelombang kekeringan berkepanjangan.
Hampir seluruh kecamatan di wilayah selatan Brebes dilaporkan mulai mengalami krisis air bersih yang memprihatinkan.
Baca Juga:
“Overturn This”: Belgia Sindir Trump usai…
❯
Kecamatan Tonjong menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak krisis air bersih pada musim kemarau kali ini.
Kondisi tersebut membuat sejumlah desa di kecamatan ini harus berjuang ekstra keras demi memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Salah satu titik paling parah berada di wilayah RW 06, Desa Karangjongkeng, di mana warganya harus memutar otak untuk mendapatkan air.
Perjuangan Warga RW 06 Karangjongkeng
Warga setempat terpaksa merelakan waktunya untuk mengumpulkan berbagai wadah penampungan air demi menyambut bantuan yang datang.
Sepanjang pinggir jalan perkampungan mendadak berubah pemandangannya karena deretan wadah air milik warga yang berjejer rapi.
Ember plastik hingga galon air mineral lama tampak siap siaga menunggu kedatangan truk tangki air bersih.
Kehadiran truk bantuan menjadi momen yang paling dinantikan oleh seluruh warga yang mendambakan air layak pakai.
Tim Redaksi
