“Kami ingin memastikan kegiatan belajar-mengajar kembali normal secepat mungkin agar tidak mengganggu pendidikan anak-anak,” tambahnya.
Tindakan Pemerintah Desa dan Relawan

Merespons kejadian ini, Kepala Desa Terlaya, Ujang Muhaemin, S.Ag., melalui Sekretaris Desa, Waud Abdillah, menyatakan telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak.
Mereka bekerja sama dengan pihak sekolah, Koordinator Wilayah Satpendikcam Bantarkawung, komite sekolah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan relawan kecamatan untuk menangani dampak bencana ini.
“Sebagai langkah awal, kami bersama masyarakat akan membersihkan puing-puing reruntuhan atap,” ujar Waud Abdillah.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah desa akan berupaya mengajukan bantuan dari instansi terkait untuk mempercepat proses rehabilitasi.
Prioritas pada Keselamatan Siswa
Keselamatan dan kenyamanan siswa menjadi perhatian utama.
Pemerintah desa menekankan pentingnya memperbaiki ruang kelas yang rusak agar para siswa dapat kembali belajar di lingkungan yang aman.
Selain itu, pihak sekolah dan komite sekolah terus menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan bantuan segera turun.
Seruan untuk Perhatian Pemerintah
Kejadian ini kembali menyoroti pentingnya perhatian terhadap infrastruktur pendidikan, khususnya di daerah-daerah terpencil.
Tim Redaksi
