TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

15 Tahun Mengabdi, Kasi Pelayanan Cikuya Rasakan Manfaat TMMD ke-127

×

15 Tahun Mengabdi, Kasi Pelayanan Cikuya Rasakan Manfaat TMMD ke-127

Sebarkan artikel ini
Kasi Pelayanan Desa Cikuya, Tarsoni, memantau pelaksanaan TMMD Reguler ke-127 bersama personel TNI dan warga di Brebes, Rabu (25/02/2026).
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa () Reguler ke-127 di Desa , Kabupaten , menghadirkan perubahan signifikan bagi masyarakat setempat. Tidak hanya menyasar pembangunan fisik, program lintas sektoral ini juga dinilai mampu menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah warga.

Apresiasi tersebut disampaikan Tarsoni (40), Kepala Seksi Pelayanan Desa , yang telah 15 tahun mengabdi sebagai aparatur desa. Ia menilai kehadiran TMMD menjadi momentum penting dalam mempercepat pembangunan sekaligus memperkuat kolaborasi antara TNI dan masyarakat.

Menurutnya, program TMMD bukan sekadar kegiatan pembangunan infrastruktur, melainkan bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. “Kami merasakan dampaknya secara langsung. Bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga tumbuhnya kembali semangat kebersamaan warga,” ujarnya, Rabu (25/02/2026).

iklan

Program TMMD Reguler ke-127 yang dilaksanakan di Desa melibatkan personel TNI bersama pemerintah desa dan masyarakat. Sejumlah pekerjaan fisik dikerjakan secara gotong royong, mulai dari perbaikan sarana umum hingga peningkatan akses infrastruktur desa. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.

Sebagai perangkat desa yang membidangi pelayanan administrasi, Tarsoni turut terlibat langsung membantu pelaksanaan kegiatan di lapangan. Meski demikian, ia memastikan tugas utamanya sebagai Kasi Pelayanan tetap berjalan optimal.

Di tengah padatnya aktivitas TMMD, pelayanan administrasi kepada warga tetap dilakukan sesuai prosedur dan waktu yang ditetapkan. Tarsoni mengaku menjaga komitmen untuk memberikan pelayanan prima, termasuk menyelesaikan dokumen kependudukan dan berbagai kebutuhan administrasi masyarakat tanpa penundaan.

“Pelayanan kepada warga adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Program TMMD justru menjadi penyemangat bagi kami untuk bekerja lebih baik,” katanya.

Kehadiran aparatur desa di tengah kegiatan pembangunan dinilai penting untuk memastikan sinergi berjalan efektif. Tarsoni berperan sebagai penghubung antara kebutuhan masyarakat dengan pelaksanaan program TMMD, sehingga aspirasi warga dapat tersampaikan dan diakomodasi secara tepat.

Selama lebih dari satu dekade mengabdi di Desa , Tarsoni memahami karakter dan kebutuhan masyarakatnya. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah desa dan TNI dalam TMMD memberikan dampak jangka panjang, terutama dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya partisipasi warga dalam pembangunan.

Program TMMD sendiri merupakan agenda rutin TNI yang bertujuan mempercepat pembangunan di daerah, khususnya wilayah yang membutuhkan peningkatan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Selain pembangunan fisik, kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan pembinaan juga menjadi bagian dari rangkaian program.

Di Desa , pelaksanaan TMMD Reguler ke-127 disambut antusias warga. Keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan menjadi indikator bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga proses kebersamaan.

Tarsoni berharap semangat yang terbangun selama pelaksanaan TMMD dapat terus terjaga setelah program berakhir. Ia optimistis, sinergi yang telah terbentuk akan menjadi modal sosial penting dalam mendorong kemajuan desa.

“Harapan kami, semangat gotong royong ini tidak berhenti di sini. Kebersamaan yang sudah terjalin harus terus dijaga demi kemajuan Desa ,” pungkasnya.

Dengan kolaborasi yang solid antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, TMMD Reguler ke-127 di Desa menjadi contoh nyata bagaimana pembangunan dapat berjalan seiring dengan penguatan nilai kebersamaan dan pelayanan publik yang profesional.***

Imam Muzaki

Terbaru dari Imam Muzaki