Portal Pantura, Brebes – Sebanyak 16 taruna tingkat I Akademi Kepolisian (Akpol) dari Batalyon Bhayangkara Dharma angkatan 59 mulai menjalani latihan kerja (Latja) di Polres Brebes, Jawa Tengah. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama 10 hari, dimulai pada Kamis, 12 Juni 2025.
Para taruna tersebut diterima secara resmi dalam sebuah acara di Aula Tantya Sudhirajati, yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Brebes Kompol Purbo Adjar Waskito. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya Latja sebagai sarana penerapan teori yang telah dipelajari selama pendidikan di Akpol.
“Selama ini kalian belajar teori di akademi. Sekarang saatnya memahami bagaimana tugas kepolisian diterapkan di lapangan,” ujarnya di hadapan para taruna.
Acara penyambutan turut dihadiri para pejabat utama Polres, kepala satuan, serta sejumlah perwira. Dalam kesempatan tersebut, Kompol Purbo juga menegaskan agar para taruna menjaga integritas dan tidak melakukan pelanggaran selama menjalani latihan.
“Peraturan di lembaga pendidikan tetap berlaku. Jaga nama baik Akademi Kepolisian dan institusi Polri,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar para taruna bersikap aktif selama pelatihan. Mereka diminta tidak ragu bertanya dan menggali informasi dari para mentor di lapangan. Menurutnya, kesempatan ini menjadi momen penting untuk memahami dinamika kerja kepolisian secara langsung.
Setelah kegiatan penyambutan, para taruna menjalani pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik mereka sebelum mengikuti seluruh rangkaian latihan kerja.
Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres Brebes, Kompol Subagyo, menjelaskan bahwa selama masa Latja, para taruna akan diterjunkan ke tiga satuan fungsi utama di kepolisian, yakni Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas), Satuan Samapta, dan Satuan Lalu Lintas.
“Selama di sini, mereka akan praktik langsung di tiga satuan tersebut. Tujuannya agar mereka bisa menerapkan ilmu yang sudah didapat di Akpol ke dalam konteks kerja nyata,” ujar Subagyo.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman berharga bagi para calon perwira Polri. “Kami harap para taruna bisa memanfaatkan waktu ini sebaik mungkin untuk belajar dan memahami situasi riil di lapangan,” katanya.
Latja ini merupakan bagian dari kurikulum pendidikan di Akademi Kepolisian yang bertujuan membekali taruna dengan pengalaman praktis sebelum nantinya bertugas di berbagai wilayah di Indonesia. Kehadiran mereka juga menjadi bagian dari pembinaan calon-calon pemimpin Polri masa depan.
Dengan pelaksanaan Latja ini, Polres Brebes tidak hanya menjadi tempat pembelajaran, tapi juga wadah untuk memperkuat semangat profesionalisme dan pengabdian para taruna terhadap institusi dan masyarakat.***
Tim Redaksi
