Portal Pantura, Brebes – Kepolisian Resor (Polres) Brebes memastikan kondisi keamanan di wilayahnya kembali aman setelah kericuhan aksi unjuk rasa akhir Agustus 2025. Pernyataan ini disampaikan Ps Kasi Humas Polres Brebes, Iptu Indra Prasetyo, Jumat 19 September 2025.
Menurut Indra, aksi anarkis terjadi pada Sabtu–Minggu, 30–31 Agustus 2025. Ribuan massa turun ke jalan dan merusak sejumlah fasilitas publik. Lokasi yang terdampak meliputi Kantor DPRD Brebes, Mapolres Brebes, Mapolsek Bumiayu, hingga fasilitas umum lainnya.
Polres Brebes bergerak cepat merespons situasi tersebut. Sebanyak 163 orang diamankan usai aksi. Dari jumlah itu, 65 orang masih berstatus anak-anak atau pelajar. Sementara 98 orang lainnya adalah orang dewasa.
“Setelah proses pendataan dan pemeriksaan, mereka kami kembalikan kepada orang tua masing-masing,” kata Indra. Ia menambahkan, langkah ini sejalan dengan pendekatan restorative justice yang menekankan pembinaan dan edukasi, bukan semata penegakan hukum.
Indra juga menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Baik dari pihak aparat maupun massa aksi, semuanya selamat. “Alhamdulillah nihil korban jiwa,” ujarnya.
Meski situasi telah kondusif, Polres Brebes tetap mengimbau masyarakat agar tidak lengah. Pihak kepolisian juga meminta para orang tua lebih memperhatikan lingkungan pergaulan anak-anak mereka.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk lebih ketat mengawasi pergaulan anak-anak agar tidak terlibat dalam aksi anarkis yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” lanjutnya.
Langkah pengamanan ini menunjukkan keseriusan Polres Brebes menjaga keamanan wilayah sekaligus mencegah aksi serupa terulang di masa depan. Polisi berharap masyarakat ikut berperan aktif dalam menjaga situasi kondusif di Kabupaten Brebes.
Dengan pendekatan yang humanis, aparat berharap dapat memulihkan kondisi sosial masyarakat serta menumbuhkan kesadaran kolektif pentingnya keamanan dan ketertiban. Tindakan cepat Polres Brebes menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum dapat berjalan berdampingan dengan pembinaan.***

