Portal Pantura, Brebes – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Peradaban menyelenggarakan pameran karya seni pada Sabtu, 3 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan mengasah kreativitas dan inovasi mahasiswa calon pendidik.
Pameran berlangsung di Sport Center Hartanto-Aqib kampus Universitas Peradaban. Sekitar 90 karya seni mahasiswa PGSD dipamerkan dalam acara ini.
Beragam Jenis Karya Dipamerkan
Karya yang ditampilkan mencakup berbagai medium seni rupa. Di antaranya lukisan dengan beragam teknik, kerajinan rotan, mozaik, ukiran dari sabun, hingga tie dye.
Kategori lukisan terbagi dalam beberapa teknik. Mulai dari arsir pensil, arsir warna, finger painting, hingga lukisan realis.
Salah satu karya yang mencuri perhatian adalah lukisan wayang wong Sriwedari. “Lukisan ini terinspirasi dari museum di Jogja yang kami kunjungi saat studi kebudayaan,” ungkap Doni, anggota panitia pelaksana.
Dosen Ikut Pamerkan Karya
Pameran kali ini juga menampilkan karya dari dosen pengampu. Novi, dosen pembimbing, memamerkan tiga karya seninya.
“Masterpiece pameran ini adalah karya Bu Novi sendiri. Beliau juga memperlihatkan hasil karyanya,” ujar Awwalya, anggota panitia.
Awwalya menambahkan, setiap karya mahasiswa dituangkan dari ekspresi pribadi mereka. Hal ini mencerminkan proses pembelajaran seni yang autentik.
Antusiasme Tinggi Pengunjung
Pameran mendapat sambutan hangat dari civitas akademika Universitas Peradaban. Sejak pagi, mahasiswa dari berbagai program studi memadati lokasi pameran.
Para pengunjung tampak berkeliling area pameran dengan antusias. Mereka mengamati detail setiap karya dan mendokumentasikan dengan foto serta video.
Beberapa pengunjung berdiskusi tentang proses pembuatan dan konsep karya. Interaksi ini menciptakan suasana apresiasi seni yang dinamis.
Harapan untuk Pameran Mendatang
Andika, ketua panitia pelaksana, menyampaikan harapannya untuk kegiatan serupa di masa depan. “Saya berharap acara selanjutnya bisa lebih megah,” katanya.
Ia menekankan pentingnya kerja sama tim dalam mensukseskan kegiatan. “Anggota harus saling bahu-membahu untuk menciptakan acara yang lebih berkreasi lagi,” tambah Andika.
Wadah Pengembangan Kreativitas
Pameran ini menjadi sarana penting bagi mahasiswa PGSD untuk mengembangkan potensi seni. Kegiatan seperti ini mempersiapkan mereka menjadi pendidik yang kreatif dan inovatif.
Selain itu, pameran turut menumbuhkan apresiasi terhadap seni di kalangan mahasiswa. Ini sejalan dengan upaya pelestarian kebudayaan di generasi muda.
Penyelenggaraan pameran karya seni diharapkan dapat berlangsung rutin setiap tahun. Dengan demikian, tradisi berkarya dan mengapresiasi seni terus berkembang di lingkungan kampus.***

