Portal Pantura, Boyolali – Pemerintah akan menggelar peringatan Hari Desa Nasional (HDN) 2026 di Boyolali, Jawa Tengah, pada 15 Januari 2026. Acara ini dikonsep sebagai pesta rakyat yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan perayaan ini bertujuan menggerakkan sektor ekonomi di tingkat desa.
“Ini pasti meriah dan akan menggerakkan UMKM dan produk-produk kecil,” ujar Yandri saat Rapat Pimpinan Gabungan Persiapan HDN 2026, Selasa (13/1/2026).
Liga Desa, Program Unggulan Cetak Pesepakbola Lokal
Salah satu program unggulan dalam peringatan HDN 2026 adalah Liga Desa. Kompetisi sepakbola ini telah dimulai sejak 20 November 2025 di Lapangan Bola Desa Banyu Biru, Kabupaten Semarang.
Yandri menargetkan Liga Desa melahirkan talenta sepakbola murni hasil pembinaan lokal tanpa naturalisasi. Jika berhasil, program ini akan diperluas ke seluruh Indonesia.
“Insyaallah dari Liga Desa akan lahir pesepakbola tanpa naturalisasi. Kalau Liga Desa ini berhasil, insyaallah akan kita buat se-Indonesia,” katanya.
Rangkaian Acara Selama Sepekan
Peringatan HDN 2026 berlangsung selama sepekan, dari 11 hingga 16 Januari 2026. Berbagai kegiatan telah disiapkan untuk melibatkan warga desa sebagai subjek utama.
Kegiatan yang digelar antara lain donor darah dan bakti desa, coaching clinic Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa), pelatihan Komunitas Desa Mandiri Pangan (KDMP), jalan sehat, karnaval budaya nusantara, dan pameran potensi unggulan desa.
Seluruh rangkaian acara dirancang untuk memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.
Lima Misi Strategis HDN 2026
Peringatan HDN 2026 mengusung lima misi strategis. Pertama, menyebarluaskan kebijakan pembangunan kemandirian desa kepada publik.
Tim Redaksi


