Portal Pantura, Brebes – Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma menegaskan pentingnya sikap santun dan profesionalitas aparatur sipil negara (ASN) dalam melayani masyarakat.
Pesan ini disampaikan dalam pertemuan dengan ASN dan non-ASN di Kantor Pemerintahan Terpadu Brebes.
“Jangan ada pegawai yang ogah-ogahan atau pilih kasih dalam melayani. Jika ada warga datang, segera tangani—jangan malah asyik ngemil,” tegas Bupati yang akrab disapa Mitha.
Ia mengaku kerap menerima keluhan masyarakat terkait oknum ASN yang melayani sambil makan, menciptakan kesan tidak sopan dan tidak profesional.
Mitha menekankan, citra ASN sebagai pelayan publik harus dijaga, termasuk selama bulan puasa.
“Tugas kita berat, tetapi semangat kerja dan dedikasi tidak boleh turun,” ujarnya.
Program 100 Hari: Responsif, Teknologi, dan Kolaborasi
Dalam program 100 hari kerjanya, Bupati menyasar tiga prioritas:
1. Pelayanan Responsif
ASN wajib merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan solutif, tanpa menunda.
2. Adaptasi Teknologi
Masyarakat kini mudah mendokumentasikan kinerja birokrat.
“Jangan tunggu masalah viral baru bergerak,” imbau Mitha.
3. Sinergi Tim
Seluruh pegawai harus mendukung Bupati dan Wakil Bupati dalam memperkuat layanan publik.
Ia juga menyinggung efisiensi anggaran.
“Penghematan tidak boleh mengurangi kualitas layanan dasar. Gotong royong dan integritas adalah kunci mewujudkan Brebes Beres,” tegasnya.
Evaluasi Langsung ke Unit Kerja
Usai pertemuan, Bupati bersama Wakil Bupati Wurja melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Inspektorat, Baperlitbangda, dan sejumlah bagian di Sekretariat Daerah.
Turut hadir Sekda Brebes Ir. Djoko Gunawan, para asisten, staf ahli, dan kepala bidang terkait.
Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bagi ASN Brebes untuk meningkatkan akuntabilitas dan kinerja di tengah tuntutan transparansi era digital.***
Tim Redaksi
