Portal Pantura Brebes – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Brebes melakukan pengujian keamanan pangan terhadap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Gandasuli. Hasilnya, lima menu yang diperiksa dinyatakan aman dan layak dikonsumsi.
Pengujian dilakukan pada Jumat, 24 Oktober 2025, sebagai bagian dari pengawasan rutin kualitas pangan program MBG. Pemeriksaan ini memastikan makanan yang diterima pelajar memenuhi standar kesehatan dan higienitas.
Lima Menu Lolos Uji Keamanan
Kepala Seksi Dokkes Polres Brebes, Penata Rohmani, memimpin langsung kegiatan pengujian. Tim melakukan tiga jenis pemeriksaan: uji kimia, fisik, dan organoleptik.
“Kami menguji lima menu yang akan didistribusikan hari ini,” kata Penata Rohmani.
Menu yang diperiksa meliputi roti tortilla, ayam panggang, selada (tomat dan mentimun), buah kelengkeng dan kedelai rebus, serta susu kotak.
Hasil pemeriksaan menunjukkan semua sampel memenuhi standar keamanan pangan. Tidak ditemukan zat berbahaya dalam menu-menu tersebut.
“Kelima sampel makanan dan minuman dinyatakan layak disajikan untuk anak-anak penerima manfaat MBG,” tegas Penata Rohmani.
Komitmen Pengawasan Berkelanjutan
Penanggung Jawab SPPG Polres Brebes, Iptu Arif Sudarmadi, menegaskan komitmen pengawasan yang ketat. SPPG Gandasuli baru beroperasi sejak 20 Oktober 2025.
“Kami akan terus melakukan pengawasan dan food safety test secara rutin maupun mendadak,” ujar Arif.
Pengawasan tidak hanya dilakukan di SPPG Gandasuli. Seluruh SPPG di bawah binaan Polres Brebes akan mendapat pemeriksaan serupa.
Langkah ini bertujuan mempertahankan standar higienitas tertinggi dalam program MBG.
Dukung Gizi Generasi Muda
Program MBG merupakan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi anak sekolah. Polri berperan memastikan kualitas pangan dalam program ini.
Pengawasan ketat Dokkes Polri diharapkan menjamin kualitas pangan secara berkelanjutan. Ini menjadikan program MBG sebagai model ideal pemenuhan gizi bagi generasi muda.
“Program ini harus benar-benar mendukung peningkatan gizi dan kesehatan generasi muda di Brebes,” tandas Arif.
Standar Pemeriksaan Ketat
Dalam pengujian keamanan pangan, tim Dokkes menerapkan tiga metode pemeriksaan:
Pertama, uji kimia untuk mendeteksi kandungan zat berbahaya seperti formalin, boraks, atau pewarna tekstil.
Kedua, uji fisik memeriksa kondisi makanan secara visual, termasuk kebersihan dan kemasan.
Ketiga, uji organoleptik menilai aroma, rasa, warna, dan tekstur makanan.
Kombinasi ketiga metode ini memastikan makanan aman dari berbagai aspek sebelum sampai ke tangan pelajar.
Jaminan Kesehatan Pelajar
Pengawasan rutin ini memberi jaminan kepada orangtua dan masyarakat. Anak-anak penerima program MBG mendapat makanan yang tidak hanya bergizi, tetapi juga aman.
Polres Brebes menegaskan akan konsisten melakukan pemeriksaan. Pengujian mendadak juga akan dilakukan untuk mencegah kelalaian dalam proses penyiapan makanan.
Dengan pengawasan ketat ini, program MBG diharapkan berjalan optimal. Kesehatan dan gizi pelajar menjadi prioritas utama dalam implementasi program.
Masyarakat dapat melaporkan jika menemukan indikasi ketidaksesuaian standar dalam penyaluran MBG. Polres Brebes siap menindaklanjuti setiap laporan untuk menjaga kualitas program.***
Tim Redaksi
