Portal Pantura, Brebes – Upaya pemulihan pascabanjir bandang di Kecamatan Bumiayu terus bergerak. Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKB, H. Eka Widodo, S.T., menurunkan bantuan alat berat berupa ekskavator untuk mempercepat pengerukan endapan lumpur, batu, dan material lain yang menumpuk di saluran air Desa Adisana, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.
Bantuan tersebut mulai bekerja pada Minggu, 16 November 2025, dan direncanakan beroperasi selama lima hari ke depan. Ekskavator difungsikan untuk normalisasi saluran air yang sebelumnya tertutup endapan lumpur akibat terjangan banjir bandang. Proses pengerukan dilakukan secara intensif, dengan material yang diangkat langsung dibawa menggunakan lebih dari 10 unit dump truck yang hilir-mudik dari lokasi.
Pemulihan Infrastruktur Air Jadi Prioritas
Normalisasi saluran air menjadi langkah penting untuk mencegah banjir susulan, mengingat banyaknya sedimentasi yang menghambat aliran. Debit air yang sempat meluap pada peristiwa banjir beberapa hari lalu membuat jaringan irigasi dan saluran pembuangan mengalami penyumbatan signifikan.
H. Eka Widodo menyampaikan komitmennya untuk memastikan pemulihan berjalan cepat. Karena berhalangan hadir secara langsung, ia menugaskan Fery Alfrarhan, Tenaga Ahli DPR RI, untuk meninjau langsung proses pengerjaan sekaligus memastikan bantuan berjalan sesuai kebutuhan warga.
Tenaga Ahli Sampaikan Permohonan Maaf dan Harapan
Di lokasi, Fery Alfrarhan hadir bersama tim Kader Penggerak Bangsa. Ia menyampaikan permohonan maaf dari H. Eka Widodo yang belum dapat turun langsung ke lapangan karena agenda kedewanan di luar daerah.
“Beliau titip permohonan maaf dan berharap kehadiran alat berat ini bisa membantu mempercepat kerja-kerja pemulihan pascabanjir. Ini mungkin bantuan yang tidak besar, tetapi diharapkan dapat meringankan beban warga dan tim di lapangan,” ujarnya.
Apresiasi dari Pemerintah Desa dan Tokoh Masyarakat
Kepala Desa Adisana, Ahmad Yani, menilai bantuan alat berat tersebut sangat membantu percepatan penanganan dampak banjir. Menurutnya, pengerukan manual sebelumnya tidak cukup efektif karena volume material yang menumpuk cukup besar.
“Kami sangat berterima kasih. Kehadiran alat berat ini mempercepat proses normalisasi saluran. Ini kebutuhan mendesak, dan masyarakat sangat terbantu,” kata Ahmad Yani.
Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus warga Desa Adisana, Muhammad Nurhidayat, yang akrab disapa Bung Eddo, juga menyampaikan apresiasinya. Ia menegaskan bahwa koordinasi yang dilakukan oleh para kader PKB menjadi kunci terselenggaranya bantuan tersebut.
“Terima kasih kepada Pak Eka Widodo dan seluruh tim. Juga kepada Pak Makmur Isharyanto, kader PKB Brebes Selatan, yang sudah menghubungkan komunikasi sehingga bantuan ini dapat direalisasikan,” ujarnya.
Upaya Kolaboratif Pascabencana
Bantuan ekskavator ini menjadi salah satu rangkaian penanganan pascabanjir bandang yang melanda wilayah Bumiayu dalam sepekan terakhir. Selain merusak akses jalan dan lahan warga, banjir juga membawa material lumpur dalam jumlah besar yang menghambat aktivitas masyarakat.
Dengan percepatan normalisasi, diharapkan risiko banjir susulan dapat ditekan dan aktivitas warga bisa kembali berjalan normal. Pemerintah desa, relawan, tokoh masyarakat, dan unsur legislatif menunjukkan komitmen kolaboratif dalam pemulihan ini.
Hingga lima hari ke depan, pekerjaan alat berat masih akan terus dilakukan untuk memastikan saluran air bersih dari sedimentasi. Warga pun berharap dukungan semacam ini terus hadir agar pemulihan berlangsung lebih cepat dan lebih menyeluruh.***
Tim Redaksi
