Portal Pantura, Brebes – Setelah dua bulan berada dalam kondisi gelap tanpa penerangan jalan umum (PJU), empat titik lampu di Desa Manggis, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, akhirnya kembali menyala.
Perbaikan ini bukan hasil dari respons cepat instansi terkait, melainkan buah dari inisiatif warga dan pengurus Dewan Pimpinan Ranting (DPRt) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Desa Manggis, Selasa 02/12/2025.
Permohonan perbaikan sebelumnya telah diajukan warga kepada pihak berwenang. Namun, tidak ada tindak lanjut hingga lebih dari dua bulan.
Kondisi tersebut memicu keresahan, terutama bagi warga yang melintas pada malam hari di ruas jalan Istana Damar dan kawasan Banjar Sari.
Jalanan yang gelap kerap menimbulkan potensi kecelakaan, rawan tindak kejahatan, dan mengganggu aktivitas masyarakat.
Situasi akhirnya berubah ketika pengurus DPRt PSI Desa Manggis bersama warga sepakat mengambil langkah swadaya.
Mereka melakukan pengecekan, membeli perlengkapan lampu, dan berkoordinasi dengan pihak PLN untuk memastikan perbaikan dilakukan sesuai prosedur keselamatan.
“Laporan sudah kami sampaikan sejak dua bulan lalu, tapi tidak ada respons. Maka kami berinisiatif untuk memperbaiki sendiri agar warga lebih aman. Ini bukan soal politik, ini soal kemanusiaan dan tanggung jawab moral terhadap lingkungan tempat kami tinggal,” ujar Muhammad Isro, Ketua DPRt PSI Desa Manggis.
Kerja Sama Warga dan PLN
Proses perbaikan dilakukan pada beberapa titik yang sebelumnya lama padam. Tahap koordinasi dengan PLN dilakukan agar jaringan yang digunakan tetap aman dan tidak mengganggu aliran listrik rumah-rumah warga.
Setelah semua dinyatakan aman, lampu-lampu PJU kembali menyala dan menerangi akses jalan utama antar-RT.
Warga yang sebelumnya harus berhati-hati saat melintas kini dapat beraktivitas dengan lebih tenang. Anak-anak yang pulang mengaji, pekerja yang pulang malam, hingga pedagang yang melewati jalur tersebut merasakan manfaat dari penerangan baru ini.
Apresiasi dari DPD PSI Brebes
Aksi swadaya warga ini mendapat apresiasi langsung dari Ketua DPD PSI Brebes, Darwanto. Menurutnya, langkah yang dilakukan DPRt PSI Desa Manggis merupakan contoh nyata bahwa politik bisa hadir dalam bentuk kepedulian pada kebutuhan dasar masyarakat.
“Saya sudah berpesan sejak awal, seluruh pengurus PSI dari tingkat kabupaten sampai desa harus punya solidaritas yang kuat. Ikut membantu membangun daerahnya, bergotong royong dengan masyarakat dan pemerintah setempat. Selama kader PSI memberi manfaat, kami pasti dukung,” tegas Darwanto yang akrab disapa Wawan.
Ia menambahkan bahwa nilai utama bukan pada besar kecilnya aksi yang dilakukan, tetapi pada ketulusan dan kebermanfaatannya.
“Walaupun yang diganti hanya lampu jalan, semangat membangun desa itu yang patut diteladani. Apa yang dilakukan teman-teman di Manggis menunjukkan bahwa politik bisa membawa terang, sama seperti lampu yang mereka nyalakan kembali,” katanya.
Penerangan yang Menjadi Simbol Solidaritas
Bagi warga Manggis, lampu-lampu yang kembali menyala bukan hanya penerangan fisik. Ada pesan solidaritas yang tercermin dari kerja kolektif tersebut: bahwa masalah publik tidak harus menunggu keputusan birokratis yang panjang ketika masyarakat bisa bergerak bersama.
“Pemerintah dan warga harus berjalan beriringan. Ketika lampu jalan padam, yang seharusnya menyala bukan hanya bohlam, tapi juga rasa kepedulian kita,” ujar Wawan.
Dukungan Struktur PSI Brebes Selatan
Perbaikan ini juga mendapat dukungan moral dan logistik dari pengurus DPC PSI Brebes Selatan. Kolaborasi lintas struktur tersebut menjadi penguat bagi kader-kader tingkat desa untuk terus aktif dalam urusan sosial kemasyarakatan.
Pengurus PSI berharap langkah serupa bisa menginspirasi daerah lain. Selain menunjukkan konsistensi kerja organisasi politik, aksi ini sekaligus menegaskan pentingnya gotong royong sebagai identitas sosial masyarakat pedesaan.
Lokasi Empat Titik Lampu Jalan yang Diperbaiki
– Jl. Istana Damar No.14, RT 03/RW 01, Banjar Sari, Manggis
– Kawasan Bandar Sari, Desa Manggis
– Banjarsari, dekat area pemukiman warga
– Titik depan masjid dan jalan penghubung utama antar-RT
Dengan kembali terangnya empat titik PJU tersebut, warga Manggis kini dapat merasakan kembali keamanan dan kenyamanan dalam menjalani aktivitas malam hari. Aksi swadaya ini menjadi bukti bahwa kepedulian bersama mampu menjadi cahaya bagi lingkungan sekitar.***

