Karang Taruna Sirampog Galang Dana untuk Korban Tanah Bergerak di Mendala Sirampog
Portal Pantura, Brebes – Aksi solidaritas dan kepedulian sosial kembali menggema dari Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes.
Karang Taruna Dharma Bakti Kecamatan Sirampog menggelar kegiatan penggalangan dana untuk membantu warga terdampak bencana tanah bergerak di Desa Mendala.
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 20 April 2025, di pertigaan Desa Benda ini berhasil menarik perhatian luas dari masyarakat dan pengguna jalan yang melintas.
Dengan semangat gotong royong, puluhan pemuda Karang Taruna berdiri di pinggir jalan sambil membawa kotak donasi. Mereka menyapa para pengendara dan pejalan kaki dengan ramah, seraya mengajak untuk turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.
Respons masyarakat pun sangat positif. Banyak pengguna jalan yang menyempatkan diri berhenti sejenak untuk memberikan sumbangan.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Sirampog, Daryono atau yang akrab disapa Mas Rio, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap warga Desa Mendala yang kini tengah menghadapi kesulitan akibat bencana tanah bergerak.
“Tujuan utama kami adalah untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Mendala yang terdampak tanah bergerak. Bantuan yang terkumpul dari masyarakat akan segera kami salurkan secara langsung kepada mereka,” ujar Daryono kepada wartawan.
Ia menambahkan, kondisi di lapangan cukup memprihatinkan. Beberapa rumah warga mengalami kerusakan, sementara sejumlah keluarga harus mengungsi demi keselamatan. Oleh karena itu, inisiatif penggalangan dana ini diharapkan bisa menjadi langkah awal dalam upaya pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga terdampak.
Tanah bergerak yang melanda beberapa pedukuhan di Desa Mendala diketahui terjadi akibat intensitas curah hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir. Fenomena ini memicu pergeseran tanah di wilayah perbukitan, yang kemudian merambat hingga ke permukiman warga. Sejumlah rumah dilaporkan mengalami retakan, dan akses jalan di beberapa titik menjadi sulit dilalui.
Tim Redaksi
