Portal Pantura, Brebes – Sejumlah titik jalan di Dukuh Pacinan, Desa Kalilangkap, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, kini lebih terang setelah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Peradaban berhasil memasang lampu penerangan jalan umum (PJU) di kawasan tersebut.
Pemasangan dilakukan oleh kelompok mahasiswa KKN bersama pamong desa setempat, Muhammad Khalilulloh El Arifu, di wilayah RT 05 RW 03. Kegiatan ini menjadi salah satu program kerja prioritas yang lahir dari hasil observasi langsung dan dialog dengan warga.
Berawal dari Keluhan Warga
Minimnya penerangan di beberapa ruas jalan Dukuh Pacinan menjadi persoalan yang sudah lama dirasakan warga. Kondisi gelap gulita di malam hari kerap mengganggu berbagai aktivitas, mulai dari warga yang pulang bekerja, anak-anak yang pergi mengaji, hingga kegiatan sosial warga lainnya.
“Kami mendapat masukan langsung dari warga saat observasi awal. Jalan yang gelap membuat mereka tidak nyaman dan khawatir soal keselamatan,” ujar salah satu anggota tim KKN.
Merespons kebutuhan itu, mahasiswa langsung merancang program pemasangan PJU sebagai solusi konkret yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Proses Gotong Royong dari Awal hingga Akhir
Persiapan dilakukan secara mandiri oleh mahasiswa, mencakup pengadaan tiang, lampu, hingga instalasi kabel. Proses pemasangan berlangsung dengan semangat gotong royong, meski diakui mahasiswa menghadapi sejumlah keterbatasan peralatan dan tenaga.
Pamong desa Muhammad Khalilulloh El Arifu turut hadir mendampingi dan memberikan arahan teknis selama proses berlangsung, memastikan pemasangan berjalan aman dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kerja sama tim terlihat nyata saat proses pemasangan tiang, penyambungan instalasi listrik, hingga momen ketika lampu akhirnya menyala untuk pertama kali. Keberhasilan itu disambut dengan rasa syukur oleh seluruh mahasiswa dan warga yang menyaksikan.
Dampak Langsung bagi Warga
Dengan beroperasinya lampu penerangan jalan di Dukuh Pacinan, warga kini dapat beraktivitas di malam hari dengan lebih aman dan nyaman. Penerangan yang memadai juga dinilai mampu menekan risiko kecelakaan lalu lintas di ruas jalan yang sebelumnya minim cahaya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara dunia akademik dan pemerintah desa dalam mendorong pembangunan lingkungan berbasis kebutuhan masyarakat.
Pengalaman Berharga bagi Mahasiswa
Bagi para mahasiswa, program ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban akademik. Mereka mengaku mendapat pengalaman berharga dalam hal koordinasi lapangan, komunikasi dengan perangkat desa, serta tanggung jawab sosial yang nyata.
“Ini bukan hanya soal memasang lampu. Kami belajar bagaimana bekerja sama, memahami kebutuhan warga, dan berkontribusi dengan cara yang sederhana tapi bermakna,” kata salah satu anggota kelompok KKN.
Harapannya, lampu yang kini menerangi jalan di Dukuh Pacinan tidak hanya berfungsi secara fisik, tetapi juga menjadi simbol kolaborasi dan semangat kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat Desa Kalilangkap dalam mewujudkan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan berdaya.***
***Penulis: Kelompok 2 Tim KKN Universitas Peradaban, Desa Kalilangkap

