Portal Pantura, Brebes – Komunitas Sahabat Bumiayu Berdikari (KSBB) kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui aksi “Jumat Berkah” yang digelar pada Jumat, 11 Juli 2025. Kegiatan berbagi ini berlangsung di area depan Pasar Induk Bumiayu dan menyasar para pekerja harian seperti juru parkir, tukang becak, sopir angkot, ojek pangkalan, hingga kuli angkut.
Sebanyak 150 nasi kotak dibagikan secara cuma-cuma usai salat Jumat. Meskipun sederhana, kegiatan ini sarat akan makna dan menjadi pengingat bahwa kepedulian bisa dimulai dari langkah kecil.
Menyapa Pejuang Nafkah
Para relawan KSBB turun langsung ke lapangan. Dengan ramah, mereka menyapa dan menyerahkan paket makanan kepada para penerima manfaat. Suasana pun terasa hangat, meski cuaca cukup terik dan pasar dipenuhi aktivitas jual beli.
Ketua KSBB, Bang Yos, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah agenda rutin komunitasnya. Tujuannya sederhana namun penting: membantu dan memberi perhatian kepada para pekerja harian yang sering terabaikan.
“Mereka adalah pejuang nafkah yang jarang mendapat bantuan. Kami ingin hadir sebagai saudara yang peduli,” ujarnya.
Menurutnya, para penerima bantuan umumnya bekerja sejak pagi dan dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas. Meski hanya nasi kotak, ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban mereka, sekaligus menjadi bentuk penghargaan atas kerja keras mereka.
“Yang penting bukan besar kecil bantuannya, tapi niat tulus untuk berbagi,” tambahnya.
Gotong Royong Jadi Kekuatan
Koordinator aksi, Astuti, menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah ini bisa terlaksana berkat kekompakan seluruh anggota KSBB. Persiapan dilakukan secara kolektif, mulai dari pengumpulan dana, memasak, hingga membungkus makanan.
“Semua anggota turun tangan, tidak ada yang diam. Ini bentuk kerja sama yang luar biasa,” kata Astuti.
Ia menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar berbagi makanan, melainkan wujud empati dan rasa syukur. KSBB juga berharap aksi seperti ini bisa menular ke komunitas lain agar budaya berbagi semakin tumbuh di masyarakat.
“Kami percaya, perubahan bisa dimulai dari komunitas kecil. Dari sini, kita bisa memantik gerakan yang lebih luas,” ujarnya optimistis.
Disambut Antusias Penerima
Aksi sosial ini mendapat sambutan positif dari para penerima. Seorang juru parkir yang enggan disebut namanya mengaku sangat terbantu. Ia mengungkapkan bahwa terkadang ia belum sempat makan hingga siang hari.
“Alhamdulillah dapat nasi kotak. Lumayan banget buat tenaga. Terima kasih banyak buat yang sudah peduli,” katanya sambil tersenyum.
Respons serupa datang dari sejumlah tukang becak dan sopir angkot. Mereka mengaku tersentuh dengan perhatian yang diberikan KSBB. Bagi mereka, bantuan sederhana ini sangat berarti di tengah kesibukan dan kerasnya kehidupan pasar.
Menyalakan Harapan Lewat Tindakan Nyata
Aksi Jumat Berkah yang digagas KSBB menjadi bukti bahwa kebaikan bisa dimulai dari hal-hal kecil. Kegiatan ini juga mempertegas pentingnya peran komunitas dalam membangun solidaritas sosial.
Lebih dari sekadar berbagi makanan, kegiatan ini memupuk rasa kemanusiaan dan menunjukkan bahwa perhatian tulus masih hidup di tengah masyarakat. KSBB pun berharap, aksi mereka dapat menginspirasi komunitas lain untuk turut berbuat kebaikan.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian yang terus tumbuh, komunitas seperti KSBB menjadi harapan baru dalam menciptakan lingkungan sosial yang lebih inklusif dan manusiawi.
Setiap hari adalah kesempatan untuk berbagi. Begitulah semangat yang terus dijaga KSBB dalam menggelar aksi sosialnya.***
Tim Redaksi
