Portal Pantura, Brebes – Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Brebes menyerahkan peralatan qasidah kepada 17 Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) se-Kabupaten Brebes. Penyerahan dilakukan Minggu (7/12/2025) di Pendopo 2 Bumiayu melalui divisi Aneska Nada.
Acara dihadiri pengurus LASQI tingkat kabupaten, kecamatan, hingga provinsi. Ketua Panitia Rofrian Rizaldi Basyar mengajak seluruh pengurus memperkuat peran LASQI dalam pengembangan seni qasidah.
Standar Nasional untuk Semua Kecamatan
Ketua Aneska Nada Kabupaten Brebes, Sartono, menyatakan program pengadaan alat qasidah standar nasional ini sebagai wujud komitmen pembinaan berkelanjutan.
“Semua kecamatan sudah memiliki alat standar nasional. Semua punya peluang sama untuk menampilkan kemampuan terbaik,” ujarnya.
Mulai 2026, setiap kecamatan wajib mengirimkan peserta dalam perlombaan tingkat kabupaten. Kebijakan ini untuk memastikan pembinaan merata dan berkesinambungan.
Qasidah sebagai Media Dakwah
Pembina Aneska Nada Kabupaten Brebes, H. Sururul Fuad, Lc., M.E.I., menekankan peran qasidah sebagai media dakwah. Seni ini harus membawa manfaat dan menyatukan masyarakat melalui syair bernilai.
“Seni ini harus menjaga kekompakan, persatuan, dan menghadirkan pesan moral. Gunakan syair tentang perjuangan, doa, dan nilai Islam,” tegasnya.
Fuad mencatat perkembangan pesat LASQI Brebes sejak dilantik 2023. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan, mulai festival, pembinaan tingkat desa, hingga partisipasi kompetisi nasional.
Apresiasi dari Tingkat Provinsi
Ketua DPW LASQI Jawa Tengah, KMT Hj. Siti Maryani Setyaningtyas, SE., MM, memberikan sambutan penuh apresiasi. Ia menegaskan LASQI sebagai wadah dakwah melalui seni, bukan organisasi politik.
“Tidak ada politik di sini. Kita satu tujuan: menyebarkan Islam melalui siaran dan syair. Kita juga mengangkat UMKM,” katanya.
Siti Maryani memuji LASQI Brebes yang berhasil mengembangkan organisasi hingga tingkat RT. Brebes pernah menjadi juara pertama tingkat Jawa Tengah.
“Apa yang dilakukan Ketua Sartono bersama Pembina H. Sururul Fuad luar biasa. Saya bangga melihat perjuangan ini,” ujarnya.
Ia mengungkapkan harapan agar LASQI Brebes terus berkembang dari tingkat daerah hingga internasional. Selama niat lurus, organisasi akan membawa manfaat besar.
Program Berkelanjutan
Penyerahan satu set alat hadroh kepada seluruh DPK menjadi momentum penting. Langkah ini memperkuat pembinaan seni qasidah di tingkat kecamatan.
LASQI Brebes juga menyiapkan pelatihan manajemen organisasi. Program ditujukan untuk pengurus DPD, DPK, hingga ranting guna memperkuat tata kelola ke depan.
Dengan program ini, LASQI Brebes menegaskan komitmen menjaga keberlanjutan seni islami. Organisasi juga memberi ruang bagi generasi muda berkarya melalui musik religi.***

