Portal Pantura, Brebes – Pendidikan politik merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara dalam sistem demokrasi. Menyadari pentingnya hal tersebut, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Brebes menggelar kegiatan pendidikan politik di SDIT Alfatih, Kecamatan Paguyangan, pada Selasa 6 Mei 2025.
Acara bertajuk “Pendidikan Politik Bagi Masyarakat Menuju Brebes Beres” ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, praktisi pendidikan, dan perwakilan legislatif. Salah satu narasumber utama dalam kegiatan tersebut adalah Arifin, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Brebes dari Fraksi PKS.
Dalam sambutannya, Arifin menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Kesbangpol Brebes dalam menyelenggarakan pendidikan politik ini. Menurutnya, pemahaman politik yang benar dapat mendorong masyarakat lebih aktif terlibat dalam proses demokrasi, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Baca Juga:
Antara Mitos dan Makna Sebenarnya
❯
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membekali masyarakat dengan wawasan politik yang benar. Harapannya, masyarakat tidak hanya mengenal politik dari permukaan, tetapi juga memahami esensi dan tujuan politik dalam kehidupan berbangsa,” ujar Arifin.
Ia juga menekankan pentingnya pendidikan politik sebagai sarana untuk mencetak pemilih yang cerdas dan kritis. Dengan demikian, partisipasi masyarakat dalam pemilu tidak sekadar memilih, tetapi juga dilandasi dengan pertimbangan rasional dan visi membangun.
Antusiasme peserta terlihat selama sesi diskusi dan tanya jawab. Mereka aktif berdialog dengan narasumber, mengajukan berbagai pertanyaan terkait dinamika politik lokal dan pentingnya memilih pemimpin yang amanah.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Brebes, Mochamad Shodiq, menyebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang lebih melek politik. Ia mengingatkan bahwa politik bukan hanya ranah elit, tetapi juga hak seluruh warga negara dalam sistem demokrasi.
“Kami ingin masyarakat Brebes memahami bahwa politik bukan sesuatu yang harus dihindari atau dianggap negatif. Justru lewat politik yang bersih dan partisipatif, kita bisa membangun daerah ini lebih baik,” kata Shodiq.
Tema “Brebes Beres” yang diusung dalam kegiatan ini mencerminkan harapan akan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel. Menurut Shodiq, untuk mencapai tujuan tersebut, perlu sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat sebagai pemangku kepentingan utama.
Sebagai penutup, Arifin mengajak seluruh peserta untuk berperan aktif dalam proses politik di lingkungan masing-masing. “Mari kita ubah paradigma bahwa politik itu kotor. Justru lewat pendidikan politik seperti ini, kita bisa bersama-sama memperbaiki arah politik sesuai cita-cita bangsa,” tutupnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pendidikan politik. Ke depan, program serupa akan terus digalakkan untuk menjangkau lebih banyak wilayah di Kabupaten Brebes.***
Tim Redaksi
