TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Menguatkan Perekonomian Desa: Dukuhturi Fokus pada Ketahanan Pangan Melalui Kolaborasi Lintas Sektor

×

Menguatkan Perekonomian Desa: Dukuhturi Fokus pada Ketahanan Pangan Melalui Kolaborasi Lintas Sektor

Sebarkan artikel ini
Menguatkan Perekonomian Desa: Dukuhturi Fokus pada Ketahanan Pangan Melalui Kolaborasi Lintas Sektor
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, – Dalam sebuah langkah proaktif untuk memperkuat fondasi ekonomi lokal dan ketahanan pangan, Pemerintah Desa Dukuhturi menggelar Musyawarah Desa (Musdes) yang krusial pada Jumat, 1 Agustus 2025. Bertempat di Aula Balai Desa, pertemuan ini menandai dimulainya implementasi program-program strategis yang diharapkan mampu memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan warga.

Musdes kali ini memiliki agenda ganda yang saling berkaitan: penetapan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran (TA) 2025 dan pembahasan detail rencana ketahanan pangan. Musyawarah yang dimulai sejak pukul 09.00 pagi ini dihadiri oleh berbagai pihak, mencerminkan komitmen bersama untuk mencapai tujuan tersebut.

Alokasi Dana dan Strategi Ketahanan Pangan

Salah satu poin utama dalam Musdes adalah alokasi 20% dari Dana Desa 2025 untuk program ketahanan pangan. Angka ini menunjukkan keseriusan pemerintah desa dalam menghadapi potensi tantangan di masa depan. Alokasi dana ini akan difokuskan pada tiga sektor utama yang dianggap paling potensial di Desa Dukuhturi:

  • Sektor Pertanian: Dana akan digunakan untuk pengembangan pertanian, dengan fokus utama pada penanaman jagung. Pilihan ini didasarkan pada potensi lahan dan kebutuhan pasar lokal, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani.
  • Sektor Perikanan: Program pembesaran ikan lele akan digalakkan. Dengan memanfaatkan kolam ikan yang sudah ada, inisiatif ini tidak hanya mengoptimalkan sumber daya, tetapi juga menciptakan sumber protein hewani yang terjangkau bagi masyarakat.

  • Sektor Peternakan: Pembesaran kambing menjadi fokus lain. Dengan memanfaatkan kandang kambing yang tersedia, program ini diharapkan dapat memenuhi permintaan pasar lokal dan regional, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga.

iklan

Kepala Desa Dukuhturi, Ahmad Efendi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat. “Program ketahanan pangan ini bukan hanya tentang menanam atau beternak, tapi juga tentang membangun kemandirian ekonomi desa,” ujarnya. “Dengan mengoptimalkan sumber daya yang sudah kita miliki, seperti kolam ikan, kandang, dan tanah bengkok, kita dapat menciptakan model ekonomi yang berkelanjutan.”

Agustono, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), juga memberikan pandangannya. “Perubahan APBDes ini adalah langkah strategis untuk menyesuaikan prioritas pembangunan dengan kebutuhan nyata masyarakat. Alokasi dana untuk ketahanan pangan adalah bukti komitmen kita untuk memastikan setiap warga memiliki akses terhadap pangan yang berkualitas dan terjangkau,” jelasnya.

Kolaborasi Lintas Sektor sebagai Kunci Sukses

Keberhasilan program ini sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor yang kuat. Musdes ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai lembaga, menunjukkan komitmen bersama yang solid. Turut hadir dalam acara ini adalah perwakilan dari Camat , Kasi Pemerintahan dan Kasi PMD, Koordinator Pendamping Desa Kecamatan, Pendamping Desa Dukuhturi, serta para Penyuluh Lapangan (PL) dari sektor perikanan, peternakan, dan pertanian. Kehadiran para penyuluh ini sangat penting untuk memastikan program berjalan dengan pendampingan teknis yang tepat.

Selain itu, partisipasi aktif dari tokoh-tokoh kunci di desa juga menjadi sorotan. Hadir pula BPD, perangkat desa, ketua kelembagaan desa, perwakilan RT dan RW, tokoh masyarakat, hingga pengurus BUMDES. Kehadiran mereka memastikan bahwa keputusan yang diambil mencerminkan aspirasi dan kebutuhan seluruh lapisan masyarakat.

Respon positif datang dari berbagai pihak. Mas Bejo, Ketua RT 05/RW 01, menyampaikan apresiasinya. “Kami sebagai perwakilan warga sangat mendukung rencana ini. Ini adalah langkah maju yang konkret untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan desa. Kami siap berpartisipasi aktif dalam setiap pelaksanaannya,” ujarnya penuh semangat.

Program ketahanan pangan yang terintegrasi ini diharapkan dapat menjadi model bagi desa-desa lain. Dengan pendekatan yang terstruktur, pemanfaatan sumber daya lokal, dan kolaborasi yang erat, Desa Dukuhturi menunjukkan bagaimana desa dapat mengambil peran sentral dalam membangun ketahanan ekonomi yang kuat dari tingkat akar rumput.

“Ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang kita menuju desa yang mandiri dan sejahtera,” tutup Ahmad Efendi, mengingatkan semua pihak bahwa kerja keras dan gotong royong adalah kunci utama kesuksesan.***

Imam Muzaki

Terbaru dari Imam Muzaki