IKLAN
News

Pembangunan Irigasi DI Beji Dimulai, Warga dan Pemerintah Kompak Kawal Proyek Rp2,8 M

Avatar photo
×

Pembangunan Irigasi DI Beji Dimulai, Warga dan Pemerintah Kompak Kawal Proyek Rp2,8 M

Sebarkan artikel ini
RINGKASAN
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memulai pembangunan irigasi DI Beji di Desa Kutamendala, Brebes. Proyek senilai Rp2,8 miliar ini dikawal ketat oleh kejaksaan, Forkopimcam, dan warga demi hasil optimal.

Portal Pantura, Brebes – Pemerintah resmi memulai proyek perbaikan dan pembangunan saluran irigasi Daerah Irigasi (DI) Beji di Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes. Kegiatan sosialisasi proyek ini digelar pada Selasa, 16 Juli 2025, di Aula Desa Kutamendala.

Acara tersebut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah dan masyarakat. Di antaranya perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kejaksaan Tinggi Semarang, serta Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tonjong. Warga pun turut hadir dalam jumlah cukup besar, sekitar 40 orang.

IKLAN

Hadir pula Camat Tonjong Lukman Hakim, Kapolsek Tonjong AKP Hasari, Danramil Tonjong Peltu Ibrahim, dan Kepala Desa Kutamendala Fathuri, S.Ag. Pihak pelaksana dan pengawas proyek, yakni CV Amanah dan CV Bintang Sembilan, juga ikut dalam sosialisasi ini.

Acara dibuka dengan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan dari para pejabat. Kepala Desa Kutamendala, Fathuri, menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pembangunan irigasi yang telah lama dinanti masyarakat.

“Kami berharap pembangunan ini mencakup seluruh titik yang memang perlu perbaikan. Semoga hasilnya benar-benar bisa dirasakan petani dan masyarakat luas,” ujar Fathuri.

Camat Tonjong Lukman Hakim menekankan pentingnya sinergi semua pihak. Ia berharap proyek berjalan lancar dan tepat waktu berkat dukungan warga dan semua elemen.

“Kolaborasi warga dan pemerintah sangat dibutuhkan. Mari kita kawal bersama agar pelaksanaan sesuai harapan,” ucapnya.

Sementara itu, perwakilan dari Kejaksaan Tinggi Semarang, Doni Eka Cahyono, menyampaikan bahwa proyek ini akan diawasi ketat. Kejaksaan akan memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai kontrak dan peraturan.

“Pengawasan teknis dilakukan oleh konsultan CV Bintang Sembilan, dan pelaksanaan oleh CV Amanah. Kami akan pastikan tidak ada pelanggaran selama pengerjaan,” tegasnya.

Dari Dinas Pusdataru Provinsi Jawa Tengah, Nur Hidayat menjelaskan bahwa proyek ini dibiayai dari APBD Provinsi Jawa Tengah dengan total anggaran sebesar Rp2.842.353.000.

Tim Redaksi

Yudhi P
Reporter Yudhi P
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura
Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P