TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

Pemdes Watujaya Salurkan BLT Dana Desa Triwulan III Rp900 Ribu ke Warga

×

Pemdes Watujaya Salurkan BLT Dana Desa Triwulan III Rp900 Ribu ke Warga

Sebarkan artikel ini
Pemdes Watujaya Salurkan BLT Dana Desa Triwulan III Rp900 Ribu ke Warga
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, – Pemerintah Desa (Pemdes) Watujaya, Kecamatan Tonjong, Kabupaten , menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) untuk periode triwulan III tahun 2025. Bantuan tersebut mencakup bulan Juli, Agustus, dan September.

Penyaluran dilakukan di aula balai desa setempat pada Rabu (1/10/2025). Warga penerima berkumpul sejak pagi untuk menerima bantuan yang bersumber dari Dana Desa.

Rincian Bantuan

Kepala Desa Watujaya, Imrom Rosadi, menjelaskan setiap keluarga penerima manfaat (KPM) mendapat bantuan Rp300 ribu per bulan. Sehingga, untuk triwulan III, warga menerima total Rp900 ribu.

iklan

“Semoga bantuan ini bisa meringankan kebutuhan hidup warga. Saya berharap digunakan sebaik mungkin, terutama untuk kebutuhan pokok,” kata Imrom.

Ia menambahkan, BLT Dana Desa merupakan salah satu program prioritas yang dijalankan pemerintah desa. Tujuannya untuk membantu masyarakat miskin dan rentan, agar tetap bisa memenuhi kebutuhan dasar di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

Proses Seleksi Penerima

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Pemdes Watujaya melakukan verifikasi ketat. Seleksi ini penting agar penerima benar-benar warga yang layak mendapatkan BLT Dana Desa.

Imrom menegaskan, pemerintah desa tidak segan melakukan evaluasi. Bila ditemukan penerima ganda atau ada warga yang mendapat bantuan dari program lain, maka nama penerima akan diganti pada tahap selanjutnya.

“Kami selalu berkoordinasi dengan pendamping desa agar penyaluran berjalan transparan. Tidak boleh ada tumpang tindih penerima bantuan,” ujarnya.

Syarat Penggantian Penerima

Pendamping Desa Kecamatan Tonjong, Nanang Syaefudin, membenarkan adanya mekanisme penggantian penerima BLT Dana Desa. Menurutnya, ada dua kondisi yang membuat penerima harus diganti.

“Pertama, jika penerima meninggal dunia. Kedua, jika penerima ternyata mendapat bantuan dari program sosial lain. Dalam kasus seperti ini, nama penerima akan dicoret dan diganti dengan warga lain yang lebih membutuhkan,” jelas Nanang.

Ia menambahkan, transparansi data sangat penting agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial di masyarakat. Oleh karena itu, Pemdes bersama pendamping desa selalu memperbarui data penerima secara berkala.

Antusiasme Warga

Penyaluran BLT DD di Desa Watujaya disambut gembira oleh warga. Salah satu penerima, Siti Aminah (45), mengaku bantuan tersebut sangat membantu keluarganya.

“Alhamdulillah, uang ini bisa untuk belanja kebutuhan rumah tangga. Apalagi sekarang harga sembako naik,” katanya.

Warga lain, Sarmadi (52), juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah desa. Menurutnya, BLT Dana Desa sangat membantu dalam kondisi ekonomi sulit.

“Kalau tidak ada bantuan ini, kami pasti kesulitan. Terima kasih pemerintah sudah peduli,” ujarnya.

Transparansi dan Pengawasan

Pemerintah desa menegaskan akan terus menjaga transparansi dalam penyaluran BLT DD. Setiap penyaluran dilakukan terbuka, disaksikan perangkat desa, pendamping desa, dan tokoh masyarakat.

Dengan mekanisme ini, diharapkan tidak ada penyalahgunaan dana. “Kami ingin bantuan benar-benar sampai ke tangan warga yang membutuhkan, tanpa potongan apa pun,” tegas Kades Imrom.

Selain itu, pemerintah desa juga menyiapkan laporan pertanggungjawaban penggunaan Dana Desa secara terbuka. Laporan ini bisa diakses masyarakat agar semua pihak mengetahui realisasi anggaran.

Peran BLT Dana Desa

BLT Dana Desa menjadi salah satu instrumen penting dalam pemulihan ekonomi di tingkat desa. Program ini terus digulirkan sejak pandemi Covid-19 dan masih berlanjut hingga kini, mengingat dampak ekonomi masyarakat belum sepenuhnya pulih.

Bantuan ini diharapkan tidak hanya membantu kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menjadi bantalan sosial bagi warga miskin dan rentan.

Pemerintah pusat menegaskan, penyaluran BLT DD harus memprioritaskan warga yang masuk kategori miskin ekstrem, lansia, penyandang disabilitas, dan mereka yang kehilangan mata pencaharian.

Harapan ke Depan

Pemdes Watujaya berkomitmen melanjutkan program BLT DD dengan pengawasan ketat. Kepala Desa berharap masyarakat bisa memanfaatkan dana bantuan sesuai kebutuhan utama, bukan untuk hal yang konsumtif.

“Kami ingin bantuan ini benar-benar bermanfaat. Jangan dipakai untuk hal yang tidak perlu, tapi untuk kebutuhan pokok keluarga,” pesan Imrom.

Dengan sistem pengawasan dan transparansi, Pemdes Watujaya optimistis penyaluran BLT DD ke depan akan semakin baik.***

Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P