Tak berhenti sampai Paket C, Pemkab juga mendorong lulusan untuk melanjutkan ke Program Satu Keluarga Satu Sarjana. “Kami ingin ada kesinambungan. Kalau sudah lulus, jangan berhenti. Terus lanjut ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Caridah.
Untuk itu, ia sengaja mengundang kepala sekolah dan pengawas dalam kegiatan ini agar lebih tanggap terhadap anak-anak yang berisiko putus sekolah.
“Kalau ada anak SD atau SMP yang rawan drop out, langsung arahkan ke kejar paket. Kalau bisa, sampai kuliah,” pesannya.
IPM Brebes Masih Perlu Ditingkatkan
Saat ini, IPM Brebes masih berada di peringkat ke-33 dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah. Pemkab menargetkan bisa naik ke posisi 28 dalam waktu dekat. Menurut Caridah, kuncinya adalah kolaborasi antara pendidikan formal, nonformal, dan kesetaraan.
“Kalau rata-rata lama sekolah naik, otomatis IPM juga akan terdongkrak. Ini kerja bersama, bukan tugas satu pihak saja,” tandasnya.
Program DTS diharapkan jadi solusi nyata untuk mengatasi kesenjangan pendidikan di Brebes. Pemerintah berharap masyarakat merespons positif dan aktif memanfaatkan kesempatan yang tersedia.***
Tim Redaksi
