Portal Pantura, Brebes – Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Kabupaten Brebes disambut gembira oleh warga. Pemerintah Kabupaten Brebes menyerahkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Jambanisasi kepada warga Desa Kupu dan Dukuhwringin, Kecamatan Wanasari.
Penyerahan bantuan ini menjadi bagian dari perayaan Hari Kemerdekaan. Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, menyerahkan langsung bantuan di Balai Desa Kupu.
“Alhamdulillah, di momen HUT RI ke-80 ini, kami menyalurkan bantuan RTLH untuk 3 KK dan Jambanisasi untuk 45 KK,” ujar Paramitha, merinci bantuan tersebut. Sebanyak 25 KK penerima bantuan Jambanisasi berasal dari Desa Kupu, sementara 20 KK lainnya dari Desa Dukuhwringin.
Komitmen Pemkab Brebes untuk Kesejahteraan
Bantuan ini menunjukkan komitmen Pemkab Brebes. Mereka berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui perbaikan tempat tinggal dan sanitasi.
“Rumah layak huni dan sanitasi memadai bukan hanya soal fisik. Ini menyangkut harkat dan martabat manusia,” jelas Paramitha. Program ini juga sejalan dengan misi “Berkesi Umah” yang diusungnya.
Paramitha menegaskan, rumah adalah kebutuhan dasar. Sanitasi layak juga penting untuk kesehatan dan kualitas hidup. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat. Selain itu, program ini juga bertujuan menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan nyaman.
Menurut Paramitha, program ini wujud nyata kolaborasi. Kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dinilai sangat vital. Ia pun mengajak semua pihak terus mendukung program sosial yang bermanfaat bagi warga.
“Selamat kepada para penerima. Manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya,” pesannya. “Rawat dan pelihara rumah serta fasilitasnya agar bisa digunakan jangka panjang. Insyaallah, program ini akan kami tambah tahun depan,” tambahnya.
Program Pemerintah untuk Peningkatan Kualitas Hidup
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinperwaskim) Kabupaten Brebes, Dani Asmoro, memaparkan laporan. Program RTLH dan Jambanisasi adalah upaya pemda meningkatkan kualitas pemukiman. Sasarannya adalah lingkungan dan kesehatan warga.
“Program ini meningkatkan kualitas tempat tinggal penerima manfaat,” ujar Dani. Tujuannya agar rumah lebih layak, sehat, dan nyaman. Selain itu, program ini menyediakan sanitasi memadai untuk lingkungan bersih dan sehat.
Tim Redaksi
