Video – Harmoni budaya kembali menggema dari lereng Gunung Slamet.
Festival Ruwat Bumi Sarangan Penakir mengguncang Kecamatan Pulosari, Pemalang, Sabtu pagi. Ribuan warga tumpah ruah mengikuti arak-arakan budaya di Lapangan Nyalembeng.
Gunungan hasil bumi yang menjulang tinggi jadi pusat perhatian, melambangkan rasa syukur atas keberkahan alam. Pawai budaya berlangsung semarak, menyusuri jalan hingga ke Dukuh Sarangan.
Camat Pulosari, Agus Mulyadi, menegaskan tradisi ini bukan sekadar ritual, tapi bentuk penghormatan terhadap alam dan ajang mempererat persaudaraan.
Tradisi ngidung atau berebut gunungan jadi penutup pawai. Warga antusias berebut sayuran dengan harapan mendapat berkah.
Malam harinya, panggung rakyat hadirkan hiburan budaya. Kepala Desa Penakir, Agus Riyadi, memuji semangat pemuda dalam pelestarian tradisi.
Festival ini membuktikan, budaya lokal tetap hidup—karena dirawat, dirayakan, dan diwariskan bersama.***
Tim Redaksi
