Portal Pantura, Brebes – Warga Kabupaten Brebes yang membutuhkan perawatan medis penyakit berat seperti jantung dan ginjal kini berpeluang mendapatkan layanan kesehatan lanjutan tanpa harus dirujuk ke luar kota.
Pemerintah Kabupaten Brebes resmi mengusulkan proyek revitalisasi RSUD Brebes melalui program prioritas Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang ditargetkan mulai berjalan pada 2027.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma secara langsung meninjau calon lokasi pembangunan gedung medis terpadu tersebut di halaman SD Negeri 1 Brebes pada Selasa (13 Oktober 2026).
Gedung baru yang dirancang sebagai Central Medical Unit (CMU) ini disiapkan untuk memperkuat penanganan medis darurat serta pengobatan penyakit kronis di daerah sendiri.
“Harapan saya, warga Brebes yang sakit berat tidak perlu lagi dirujuk jauh,” ujar Paramitha saat meninjau lokasi calon gedung terpadu tersebut.
Keberadaan fasilitas penanganan medis lengkap di daerah asal dipastikan dapat memangkas durasi perjalanan serta menghemat pengeluaran biaya operasional keluarga pasien.
Dalam konsep awal, gedung CMU RSUD Brebes dirancang berdiri di atas lahan seluas 6.000 meter persegi dengan berbagai ruangan penunjang canggih.
Fasilitas medis terpadu ini nantinya akan dilengkapi fasilitas penanganan kateterisasi jantung (cathlab), tiga ruang operasi modern, serta unit perawatan intensif ICU, NICU, dan PICU.
Selain itu, gedung baru ini turut menyediakan ruang bersalin khusus, layanan cuci darah (hemodialisis), unit radiologi komprehensif, dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) utama.
Kabupaten Brebes terpilih menjadi satu dari tiga daerah di Provinsi Jawa Tengah yang masuk dalam daftar calon penerima bantuan revitalisasi dari Kemenkes RI, bersama Kota Surakarta dan Kabupaten Kudus.

