TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

TMMD Ke-127 Brebes Prioritaskan RTLH dan Air Bersih, Warga Desa Cikuya Rasakan Dampak Nyata

×

TMMD Ke-127 Brebes Prioritaskan RTLH dan Air Bersih, Warga Desa Cikuya Rasakan Dampak Nyata

Sebarkan artikel ini
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo.
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura, – Program TNI Manunggal Membangun Desa () Reguler ke-127 yang dilaksanakan Kodim 0713/ di Desa Cikuya, Kabupaten , tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur jalan. Kegiatan terpadu tersebut kini menyentuh kebutuhan dasar masyarakat melalui rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan pembangunan fasilitas penampungan air bersih.

Memasuki pekan ketiga Februari 2026, progres fisik terus digenjot. Sejumlah rumah warga yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan mulai menunjukkan perubahan signifikan. Dinding yang rapuh diganti dengan material yang lebih kokoh, atap bocor diperbaiki, serta lantai yang semula tanah kini dibangun lebih layak dan higienis.

Salah satu penerima manfaat, Tarsoni, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Rumah yang selama ini dihuni bersama keluarganya kini lebih aman dan nyaman. Ia menyebut keterlibatan prajurit TNI bersama warga menjadi bukti nyata semangat gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat desa.

iklan

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) ke-127, Letkol Inf Ambariyantomo, menegaskan bahwa program rehabilitasi RTLH bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bagian dari strategi pengentasan kemiskinan ekstrem di Kabupaten .

Menurutnya, hunian yang layak merupakan fondasi utama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Rumah yang sehat dan aman berdampak langsung terhadap kesehatan keluarga, terutama anak-anak. Selain itu, perbaikan sanitasi menjadi perhatian penting dalam setiap proses rehabilitasi.

“Kami memastikan setiap rumah yang dibedah memiliki fasilitas sanitasi yang memadai. Lingkungan bersih dan sehat menjadi prioritas agar risiko penyakit dapat ditekan,” ujarnya saat meninjau lokasi kegiatan, Minggu (22/02/2026).

Selain program RTLH, Satgas juga membangun bak penampungan air bersih yang dikerjakan bersama personel Polri dan masyarakat setempat. Fasilitas ini dirancang untuk menjawab persoalan krisis air bersih yang kerap terjadi saat musim kemarau.

Selama ini, sebagian warga Desa Cikuya harus menempuh jarak cukup jauh untuk mendapatkan air bersih ketika debit sumber air menurun. Dengan adanya bak penampungan tersebut, distribusi air diharapkan lebih stabil dan mudah diakses warga.

Keberadaan fasilitas air bersih tidak hanya menunjang kebutuhan rumah tangga, tetapi juga mendukung aktivitas peternakan dan pertanian warga. Pemerintah desa menyebut proyek ini sebagai solusi jangka panjang yang memperkuat ketahanan desa dalam menghadapi perubahan musim.

Dukungan terhadap pelaksanaan ke-127 juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dalam kunjungan lapangan yang mewakili Pj Gubernur Jawa Tengah, jajaran terkait menyampaikan apresiasi atas percepatan rehabilitasi RTLH dan pembangunan sarana air bersih di wilayah pedesaan.

Program tersebut dinilai selaras dengan upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya pada aspek kesehatan dan kualitas hunian masyarakat desa. Kolaborasi lintas sektor antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan warga menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan ini.

Reguler ke-127 dijadwalkan berlangsung selama 30 hari. Seluruh sasaran fisik, termasuk rehabilitasi RTLH dan pembangunan fasilitas air bersih, ditargetkan rampung 100 persen sebelum upacara penutupan pada pertengahan Maret 2026.

Dengan pendekatan terpadu yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, program di Desa Cikuya diharapkan tidak hanya meninggalkan bangunan fisik, tetapi juga memperkuat fondasi kesejahteraan warga dalam jangka panjang.***

Imam Muzaki

Terbaru dari Imam Muzaki