UPDATE TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
News

TMMD Non-Fisik Bawa Layanan KB dan Penyuluhan Kesehatan ke Karangjongkeng

Avatar photo
×

TMMD Non-Fisik Bawa Layanan KB dan Penyuluhan Kesehatan ke Karangjongkeng

Sebarkan artikel ini

Portal Pantura, Brebes – Puluhan warga Desa Karangjongkeng, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, mendapatkan layanan Keluarga Berencana (KB) gratis dan edukasi kesehatan reproduksi, Rabu 13 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung di aula balai desa setempat sebagai bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung III non-fisik.

Balai Penyuluh Keluarga Berencana (BPKB) Kecamatan Tonjong menghadirkan layanan Non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (Non-MKJP) bekerja sama dengan Puskesmas Kutamendala, serta sosialisasi pentingnya perencanaan keluarga. Masyarakat yang hadir didominasi oleh ibu-ibu usia produktif, namun tidak sedikit pula pasangan muda yang ikut berpartisipasi.

Penyuluh KB, Iman Solihin, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah, BKKBN, dan TNI dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengaturan kelahiran.

iklan

“Kegiatan ini bagian dari TMMD Sengkuyung III non-fisik. Kami memberikan pelayanan KB gratis sekaligus penyuluhan agar warga memahami manfaat merencanakan jumlah dan jarak kelahiran,” ujarnya.

Menurut Iman, penggunaan non-MKJP salah satu metode menekan angka kelahiran yang tidak direncanakan, sekaligus menjaga kesehatan ibu dan anak. Edukasi ini juga menyoroti dampak positif keluarga berencana terhadap peningkatan kualitas hidup, seperti kesehatan, pendidikan anak, dan stabilitas ekonomi keluarga.

Kepala Desa Karangjongkeng, Mayor Infanteri (Purn.) H. Abdul Mukhit, SH, mengapresiasi kehadiran tim penyuluh. Ia menilai, edukasi KB sangat relevan bagi masyarakat desa yang sebagian besar masih mengandalkan sektor pertanian dan memiliki keterbatasan akses informasi.

“Kami berterima kasih kepada tim penyuluh yang telah datang langsung ke desa kami. Harapan kami, warga semakin sadar pentingnya keluarga berencana demi masa depan yang lebih baik,” katanya.

Selain pelayanan dan penyuluhan, acara ini juga menjadi ajang diskusi terbuka. Warga diberikan kesempatan bertanya langsung kepada tenaga penyuluh terkait mitos dan fakta seputar KB. Beberapa pertanyaan yang muncul berkaitan dengan keamanan penggunaan kontrasepsi, efek samping, serta cara memilih metode yang sesuai dengan kondisi kesehatan.

Dukungan program KB di Karangjongkeng ini sejalan dengan target nasional untuk menurunkan angka kelahiran dan mencegah stunting. Berdasarkan data BKKBN, keluarga yang merencanakan kelahiran anak dengan baik memiliki peluang lebih besar untuk menciptakan generasi yang sehat dan cerdas.

TMMD Sengkuyung III non-fisik sendiri tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyuluhan di berbagai bidang, termasuk kesehatan, pendidikan, dan wawasan kebangsaan.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat Karangjongkeng tidak hanya mendapatkan manfaat langsung berupa layanan KB gratis, tetapi juga pengetahuan yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Program ini menjadi bukti bahwa pembangunan desa memerlukan pendekatan holistik, mencakup aspek fisik dan non-fisik, agar kesejahteraan masyarakat dapat tercapai secara berkelanjutan.***

Tim Redaksi

Yudhi P
Reporter Yudhi P
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura
Yudhi P

Terbaru dari Yudhi P