Video: Berita selanjutnya dari Brebes pemirsa. Karnaval pembangunan dalam rangka HUT ke-80 Republik Indonesia di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, berlangsung meriah.
Namun, di balik kemeriahan, sejumlah peserta menyampaikan kritik sosial melalui simbol-simbol unik. Ada yang mengenakan topeng tikus berdasi, kostum monyet, hingga membawa tas bertuliskan Dana Desa dan Uang Rakyat. Sindiran juga muncul lewat tulisan Saya Tidak Peduli dengan Rakyat dan Kami Muak Dibungkam.
Aksi itu menarik perhatian warga yang memadati jalan utama Bumiayu. Mereka menilai karnaval tahun ini berbeda, lebih berani menyuarakan kegelisahan masyarakat.
Karnaval turut dihadiri Bupati Brebes Paramitha Widyakusuma, Wakil Bupati Wurja, dan sejumlah anggota DPRD. Ketua panitia menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar hiburan, melainkan juga sarana mempererat persaudaraan.
Karnaval HUT ke-80 RI di Bumiayu akhirnya menjadi pesta rakyat sekaligus panggung aspirasi masyarakat.***

