Portal Pantura, Brebes – Skuad Asri FC sukses menorehkan tinta emas dalam sejarah persepakbolaan lokal setelah keluar sebagai juara pertama Wurja Cup 2026. Kepastian gelar juara ini diraih usai Asri FC menumbangkan PGRI Paguyangan FC dengan skor tipis 2-1 di partai final yang berlangsung sengit.
Laga puncak tersebut dihelat di Lapangan Pejaten, Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, pada Sabtu (25/7/2026). Duel sarat gengsi ini turut disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Brebes, Wurja, yang hadir menyerahkan trofi juara kepada tim pemenang.
Kronologi Final: Ketegangan di Lapangan Pejaten
Atmosfer panas langsung terasa di sekitar lapangan sejak menit awal pertandingan. Ribuan penonton memadati sisi lapangan demi memberikan dukungan penuh bagi tim kebanggaan masing-masing.
Kedua kesebelasan langsung memperagakan permainan terbuka dan saling melancarkan tekanan sejak peluit kick-off dibunyikan. Namun, rapatnya barisan pertahanan kedua tim membuat sejumlah peluang emas mentah begitu saja.
Kebuntuan akhirnya pecah tepat menjelang turun minum babak pertama. Memanfaatkan kelengahan lawan, Asri FC sukses mencuri gol penentu untuk memecah skor kedudukan.
Gol tersebut membawa Asri FC memimpin 1-0 hingga wasit meniup peluit tanda jeda pertandingan. Memasuki paruh kedua, PGRI Paguyangan langsung meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan.
Deretan peluang emas berhasil diciptakan lini depan PGRI Paguyangan, namun buruknya penyelesaian akhir membuat skor urung berubah. Di tengah gempuran bertubi-tubi tersebut, Asri FC justru tampil sangat efektif melalui skema serangan balik cepat.
Memanfaatkan celah di lini belakang lawan, penyerang Asri FC sukses menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Meski tertinggal dua gol, mental baja ditunjukkan oleh para punggawa PGRI Paguyangan.
Serangan demi serangan terus dilancarkan ke jantung pertahanan Asri FC tanpa kenal lelah. Hasilnya, sebuah gol balasan berhasil tercipta di detik-detik akhir pertandingan untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.
Sayangnya, gol tersebut menjadi aksi penutup dalam laga final yang dipimpin oleh wasit Tantowi tersebut. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 tetap bertahan untuk kemenangan Asri FC Bumiayu.
Pembinaan Sepak Bola Akar Rumput di Brebes
Sepanjang laga, kedua tim tetap menjunjung tinggi sportivitas di tengah gemuruh sorak-sorai suporter. Jalannya pertandingan final ini turut dikawal oleh asisten wasit Edi S, Mutia, serta match commissioner Fajar RR.
Turnamen Wurja Cup 2026 sendiri diikuti oleh 32 tim tangguh dari berbagai daerah dengan total hadiah mencapai Rp50 juta. Ajang bergengsi ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Brebes Wurja sebagai wadah pembinaan sepak bola usia dini.
Kompetisi ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pemain sepak bola potensial di Kabupaten Brebes. Ketua Panitia, Rosul, mengungkapkan optimismenya agar turnamen ini dapat menjadi agenda rutin yang berkelanjutan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Kalijurang, Edy Riyanto, berharap turnamen ini berdampak positif bagi generasi muda. Olahraga dinilai ampuh sebagai sarana positif membina kedisiplinan dan solidaritas pemuda setempat.
Pada akhir acara penutupan, Wakil Bupati Brebes Wurja menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak. Apresiasi diberikan kepada pemain, official, hingga perangkat pertandingan yang menjaga keamanan serta sportivitas sepanjang turnamen.***

