Portal Pantura, Brebes – Lapangan Pejanten Desa Kalijurang, Kecamatan Tonjong, kembali menjadi akan saksi euforia warga. Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Pemerintah Desa Kalijurang kembali menggelar Kades Cup, turnamen sepak bola tahunan yang selalu ditunggu-tunggu warga.
Kepala Desa Kalijurang, Edi Riyanti SH, menyebut turnamen ini bukan sekadar pertandingan bola biasa. “Ini agenda rutin tiap tahun untuk memeriahkan HUT RI dan mempererat persaudaraan antarwarga,” ujarnya, Minggu 27 Juli 2025. Pria yang akrab disapa Yanto ini menambahkan, semua peserta adalah perwakilan dari RT yang ada di desa Kalijurang.
“Kami ingin menjaga semangat gotong royong dan solidaritas. Lewat sepak bola, warga bisa bersatu dan bergembira,” kata dia.
Adu Gengsi
Turnamen ini memang jadi ajang adu gengsi antar-RT dan perdukuhan. Pada tahun sebelumnya, Anak-anak, remaja hingga para orang tua tumpah ruah di sisi lapangan untuk menyaksikan tim andalan mereka berlaga. Teriakan dukungan dan sorak-sorai menambah semarak pertandingan.
Tak hanya para pemain yang bersemangat, para suporter pun kompak mendukung tim masing-masing, bahkan membawa alat musik untuk menyemangati jagoannya.
Menurut panitia, sistem pertandingan akan dimulai Sabtu 9 Agustus 2025.
Lebih dari Sekadar Sepak Bola
Namun semarak peringatan kemerdekaan di Kalijurang tak berhenti di lapangan bola. Desa ini juga menyiapkan serangkaian kegiatan lainnya. Di antaranya karnaval, lomba gerak jalan, hingga beragam perlombaan rakyat.
“Kami ingin menciptakan suasana yang inklusif, di mana semua warga dari berbagai usia bisa ikut serta,” tambah Yanto.
Ia menyebut, berkaca karnaval tahun lalu, diikuti oleh warga desa, mulai dari PAUD, TK, SD, kelompok ibu-ibu, pemuda, hingga lembaga keagamaan. Peserta akan tampil dengan berbagai kostum dan tema kreatif. “Ada yang pakai tema pahlawan nasional, budaya lokal, sampai tema lingkungan,” ujarnya.
Tak kalah menarik, gerak jalan akan menempuh rute keliling desa, dengan penilaian tak hanya dari segi kecepatan, tapi juga kekompakan dan kostum unik.
Antusiasme Tinggi Warga
Warga Kalijurang menyambut positif seluruh kegiatan ini. Menurut mereka, acara semacam ini mampu menghidupkan kembali semangat gotong royong dan rasa cinta tanah air, khususnya di tengah tantangan zaman.
“Senang banget lihat warga kompak begini. Apalagi anak-anak jadi tahu arti kemerdekaan itu bukan cuma upacara, tapi juga semangat persatuan,” ujar salan seorang warga, Rahma.
Selain mempererat hubungan sosial antarwarga, kegiatan ini juga membawa dampak ekonomi. Banyak pedagang kecil yang memanfaatkan keramaian turnamen dan lomba untuk berjualan makanan, minuman, hingga mainan anak-anak.
Harapan Ke Depan
Yanto berharap, kegiatan semacam ini bisa terus menjadi tradisi desa. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan selama rangkaian acara berlangsung.
“Kalau kita kompak, semua bisa berjalan lancar dan berkesan. Semoga semangat HUT RI tahun ini membawa berkah dan persatuan bagi Kalijurang,” tutupnya.***
Tim Redaksi
