Portal Pantura, Brebes – Turnamen sepak bola wanita PPK II Nur Bintang Cup Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, resmi bergulir pada Sabtu (12/9/2026).
Kompetisi yang memperebutkan Piala Nur Bintang tersebut diikuti 10 tim sepak bola wanita dari Desa Kalinusu. Pertandingan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 September 2026.
Pembukaan turnamen berlangsung meriah dengan antusiasme masyarakat yang cukup tinggi. Ajang olahraga tersebut sekaligus menjadi ruang bagi perempuan untuk menunjukkan kemampuan dan semangat berkompetisi di bidang sepak bola.
10 Tim Sepak Bola Wanita Siap Bersaing
Keikutsertaan 10 tim dalam PPK II Nur Bintang Cup menunjukkan tingginya partisipasi perempuan dalam kegiatan olahraga di tingkat desa.
Selain mengejar prestasi, turnamen diharapkan menjadi sarana membangun kebersamaan antarpemain, tim, dan masyarakat Desa Kalinusu.
Pertandingan juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat persaudaraan melalui olahraga. Persaingan di lapangan diharapkan tetap berjalan sehat tanpa menghilangkan nilai kebersamaan.
Sportivitas dan Fair Play Jadi Pesan Utama
Anggota DPRD Kabupaten Brebes dari Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Nur Bintang, secara langsung melakukan tendangan pertama sebagai tanda dimulainya turnamen.
Dalam kesempatan tersebut, Nur Bintang mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan sportivitas dan persaudaraan sebagai bagian penting dari kompetisi.
Ia berharap para pemain mampu menjaga sikap selama pertandingan serta menerima hasil pertandingan dengan penuh kedewasaan.
“Jaga sportivitas, nilai persaudaraan dan kerukunan,” pesan Hj. Nur Bintang kepada para peserta.
Menurutnya, pertandingan bukan semata-mata mengenai kemenangan dan kekalahan. Lebih dari itu, kegiatan olahraga harus mampu mempererat hubungan antarmasyarakat.
Jaga Kebersihan Area Pertandingan
Selain menekankan sportivitas, Nur Bintang juga mengingatkan seluruh pihak untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan selama turnamen berlangsung.
Ia meminta pemain, panitia, maupun penonton tidak membuang sampah sembarangan di sekitar lapangan.
“Lapangan juga harus diperhatikan kebersihannya, jangan ada sampah,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan turnamen karena kegiatan olahraga melibatkan banyak orang dan berpotensi menghasilkan sampah dalam jumlah cukup besar.
Bukan Sekadar Kompetisi
PPK II Nur Bintang Cup tidak hanya diarahkan sebagai ajang mencari tim terbaik. Turnamen juga menjadi wadah memperkuat interaksi sosial dan memberikan ruang lebih luas bagi perempuan untuk aktif dalam olahraga.
Antusiasme masyarakat Desa Kalinusu menjadi modal positif bagi keberlangsungan kegiatan. Dukungan warga diharapkan dapat menciptakan suasana pertandingan yang meriah sekaligus tetap kondusif.
Panitia pelaksana, Sukir Raharjo, turut mendorong seluruh peserta dan pendukung tim menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung.
Dengan berlangsungnya turnamen selama tiga hari, masyarakat Kalinusu akan disuguhkan persaingan antartim sepak bola wanita hingga pertandingan berakhir pada 14 September 2026.
PPK II Nur Bintang Cup diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi tahunan, tetapi dapat berkembang menjadi ruang pembinaan olahraga perempuan sekaligus memperkuat persaudaraan masyarakat Desa Kalinusu.***

