Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nasional sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis teknologi.
Penguatan Sektor Pertanian dan Energi
Selain sektor teknologi, pemerintah juga memperkuat sektor yang memiliki daya tahan tinggi seperti pertanian dan energi.
Pengembangan bursa komoditas mineral nasional menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan tata kelola sumber daya alam dan memberikan nilai tambah lebih besar bagi perekonomian.
Dorong Investasi dan Daya Saing Nasional
Pemerintah juga menyiapkan berbagai langkah untuk memperbaiki iklim investasi melalui penyederhanaan regulasi, percepatan proses perizinan, serta penghapusan hambatan investasi atau debottlenecking.
Optimalisasi pusat finansial internasional turut menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan ekonomi global.
Pertumbuhan Ekonomi Diikuti Target Penurunan Kemiskinan
Selain mengejar pertumbuhan ekonomi, pemerintah menargetkan manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Tingkat kemiskinan ditargetkan turun ke kisaran 6,0 hingga 6,5 persen. Sementara tingkat pengangguran terbuka diproyeksikan berada pada rentang 4,30 hingga 4,87 persen.
Pemerintah berharap kombinasi kebijakan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan sektor produktif dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Menuju Ekonomi Indonesia yang Lebih Kompetitif
Target pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2027 menjadi bagian dari agenda besar pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional.
Melalui transformasi struktural, peningkatan investasi, dan pengembangan sektor strategis, Indonesia diarahkan menuju ekonomi yang lebih inovatif, inklusif, dan memiliki daya saing global.***
Tim Redaksi
