Portal Pantura – Sebanyak 53 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka atau Paskibraka Tingkat Kecamatan Tonjong Tahun 2026 resmi dikukuhkan.
Para pelajar terpilih ini siap menjalankan tugas pada Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan dan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Lapangan Widodo Tonjong, Senin 17 Agustus 2026.
Pengukuhan Paskibraka Kecamatan Tonjong berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Tonjong, Sabtu 15 Agustus 2026.
Upacara pengukuhan dipimpin langsung oleh Camat Tonjong Lukman Hakim selaku inspektur upacara. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Tonjong Iptu Yazid Asmungi bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan atau Forkopincam Tonjong.
Sebanyak 53 anggota Paskibraka ini merupakan pelajar pilihan hasil seleksi ketat dari lima sekolah tingkat SMA dan SMK di wilayah Kecamatan Tonjong.
Kelima sekolah tersebut yakni SMK Negeri 1 Tonjong, SMK Ma arif NU Tonjong, SMK Yaspia Tonjong, SMK Yanuris Tonjong, serta SMA Muhammadiyah Tonjong.
Selama hampir tiga pekan, para anggota Paskibraka mendapatkan pelatihan dan pembinaan intensif di bawah pendampingan Polsek Tonjong. Latihan berlangsung sejak 28 Juli hingga pelaksanaan pengukuhan.
Camat Tonjong Lukman Hakim mengapresiasi perjuangan para anggota Paskibraka yang telah melewati berbagai tahapan seleksi dan pembinaan.
Ia berharap seluruh petugas mampu menjaga kekompakan, kedisiplinan, serta kesehatan hingga pelaksanaan upacara kemerdekaan berlangsung.
Lukman optimistis para anggota Paskibraka dapat menjalankan amanah mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih dengan baik.
Kebanggaan juga dirasakan dua siswi SMK Negeri 1 Tonjong, Felhyza Setya Putri dan Sabrina Aliya Putri, setelah resmi dikukuhkan sebagai anggota Paskibraka Kecamatan Tonjong.
Felhyza, warga Desa Kalijurang, mengaku bangga dapat terpilih mewakili sekolahnya dalam momen bersejarah tersebut.
Bagi Felhyza, kesempatan menjadi anggota Paskibraka merupakan pengalaman berharga yang tidak semua pelajar dapatkan.
Meski berasal dari keluarga sederhana, semangat untuk berprestasi dan mengabdi tetap menjadi motivasi. Felhyza merupakan putri seorang petani, sementara ayah Sabrina bekerja sebagai sopir pengantar paket.
Felhyza juga berpesan kepada para pelajar yang ingin mengikuti seleksi Paskibraka tahun berikutnya agar tidak takut mencoba.
Menurutnya, keberhasilan membutuhkan keberanian, disiplin, dan semangat untuk terus berjuang menghadapi setiap proses.
Dari Tonjong, semangat nasionalisme generasi muda terus dipersiapkan untuk mengibarkan Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.***

