Portal Pantura – Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI kembali menjadi perhatian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di 2026. Banyak pencarian informasi terkait skema pinjaman ini, terutama soal besaran angsuran bulanan.
Bank Rakyat Indonesia (BRI) diprediksi tetap menjadi penyalur utama KUR tahun ini. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah mendukung pertumbuhan sektor UMKM di Indonesia.
Bunga KUR BRI 2026 Tetap 6 Persen
Menurut laporan Kompas.com (7/1/2026), suku bunga KUR BRI 2026 ditetapkan 6 persen per tahun. Tenor atau jangka waktu cicilan tersedia hingga 60 bulan.
Skema ini memberikan ruang bagi pengusaha kecil untuk merencanakan keuangan dengan lebih baik. Pelaku UMKM bisa menghitung kemampuan bayar sebelum mengajukan pinjaman.
Mengapa Simulasi Angsuran Penting?
Tabel simulasi KUR BRI 2026 menjadi panduan krusial bagi calon debitur. Dengan mengetahui besaran cicilan, pelaku usaha dapat:
- Menilai kemampuan keuangan bisnis
- Menghindari risiko gagal bayar
- Menjaga kelangsungan operasional usaha
- Merencanakan arus kas bulanan
Pinjaman dalam rentang Rp 1 juta hingga Rp 50 juta umumnya masuk kategori KUR Mikro. Tenor disesuaikan dengan kapasitas usaha peminjam.
Simulasi Angsuran KUR BRI 2026
Berikut simulasi cicilan bulanan dengan asumsi bunga 6% per tahun atau 0,5% per bulan. Angka ini bersifat ilustrasi dan dapat berubah sesuai kebijakan resmi.
Pinjaman Rp 1 Juta
- Tenor 12 bulan: Rp 88.333
- Tenor 24 bulan: Rp 46.667
- Tenor 36 bulan: Rp 32.778
- Tenor 60 bulan: Rp 21.667
Pinjaman Rp 10 Juta
- Tenor 12 bulan: Rp 883.333
- Tenor 24 bulan: Rp 466.667
- Tenor 36 bulan: Rp 327.778
- Tenor 60 bulan: Rp 216.667
Pinjaman Rp 20 Juta

