Portal Pantura, Brebes – Pemerintah Kabupaten Brebes resmi melakukan langkah besar dalam penataan birokrasi melalui pelantikan puluhan aparatur sipil negara di pusat pemerintahan daerah. Sebanyak 97 pejabat baru mengemban amanah baru dengan fokus utama memberikan pelayanan publik yang cepat, mudah, serta berintegritas tinggi.
Prosesi pengambilan sumpah dan pengukuhan ini dipusatkan secara langsung di Kantor Pemerintahan Terpadu Kabupaten Brebes pada Selasa, 3 November 2026. Penataan formasi ini tidak hanya mencakup jajaran administrator dan pengawas, tetapi juga pengukuhan Kepala UOBF Puskesmas.
Rincian Formasi Pejabat yang Dilantik
Dari total keseluruhan aparatur yang dilantik, sebanyak 85 orang mengisi posisi strategis dalam jabatan administrator dan pengawas pemerintahan. Posisi administrator tersebut mencakup jabatan Sekretaris Dinas, Kepala Bagian, Kepala Bidang, hingga Sekretaris Kecamatan.
Sementara itu, jajaran pengawas yang turut disumpah terdiri atas Kepala Subbagian, Kepala Seksi, hingga tingkat kelurahan. Sebanyak 12 pejabat lainnya mendapatkan mandat khusus untuk dikukuhkan sebagai Kepala UOBF Puskesmas di wilayah setempat.
Pesan Tegas Bupati Brebes
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma memberikan penegasan mendalam bahwa momentum pelantikan bukanlah sekadar kenaikan pangkat atau kedudukan semata. Ia mengingatkan para pejabat bahwa amanah baru ini membawa konsekuensi bertambahnya tanggung jawab terhadap pekerjaan, pengelolaan anggaran, dan kesejahteraan masyarakat.
“Yang bertambah hari ini bukan kehormatan. Yang bertambah adalah tanggung jawab,” ujar Paramitha di hadapan para pejabat yang hadir.
Ia juga menekankan agar para aparatur tidak merasa memiliki utang budi kepada pihak mana pun atas jabatan yang mereka peroleh. Utang pengabdian terbesar seorang pejabat, menurutnya, hanya diperuntukkan bagi warga masyarakat yang membutuhkan pelayanan prima.
“Saudara tidak berutang kepada siapa pun atas jabatan ini. Utang saudara hanya kepada warga yang harus saudara layani,” tegasnya.
Prioritas Pelayanan Tanpa Pilih Kasih
Paramitha mengingatkan bahwa masyarakat yang datang ke kantor pemerintahan selalu mendambakan kepastian dalam mengurus berbagai keperluan administrasi. Hal tersebut mencakup pengurusan surat-surat penting, penanganan keluhan harian, hingga akses fasilitas kesehatan yang memadai.
Ia menginstruksikan seluruh pejabat agar memastikan setiap urusan warga dapat berjalan lancar tanpa memandang latar belakang sosial. Perlakuan adil wajib diberikan kepada siapa pun tanpa harus memiliki kedekatan khusus dengan pihak internal kantor.

