Portal Pantura – Sudah bikin anggaran, sudah pisah rekening—tapi uang tetap habis. Banyak keluarga muda mengalaminya. Ada yang salah?
Membuat anggaran bulanan ternyata bukan jaminan keuangan keluarga aman dari kebocoran. Banyak pasangan muda sudah mencoba berbagai cara, namun hasilnya tetap sama: uang habis sebelum waktunya.
Masalah ini lebih umum dari yang dikira.
Satu Rekening, Satu Masalah
Menyimpan semua uang dalam satu rekening tabungan adalah kebiasaan yang lazim. Namun cara ini justru menjadi biang masalah.
Dana yang seharusnya dialokasikan untuk kebutuhan tertentu mudah terpakai untuk keperluan lain. Tidak ada batas yang jelas. Tidak ada kontrol yang nyata.
Buka Banyak Rekening, Biaya Makin Besar
Solusi berikutnya yang sering dicoba adalah memisahkan uang ke beberapa rekening berbeda. Logikanya masuk akal. Namun praktiknya tidak efisien.
Setiap rekening membutuhkan biaya administrasi. Alih-alih hemat, pengeluaran justru bertambah dari biaya bank yang menumpuk tiap bulan.
Kantong Digital: Solusi yang Mulai Banyak Dipilih
Kini, solusi yang semakin populer di kalangan keluarga muda adalah fitur kantong digital dalam satu aplikasi perbankan.
Cara kerjanya sederhana: uang tetap berada dalam satu rekening, namun dibagi ke dalam beberapa kantong sesuai kebutuhan—belanja, tabungan, darurat, hingga liburan.
Tidak ada biaya admin tambahan. Alur pengeluaran lebih mudah dipantau. Kontrol keuangan pun jadi lebih ketat.

