TERBARU
Memuat berita terbaru...
IKLAN
Ekonomi

Cara Cek Bansos Kemensos 2026: Mudah Lewat HP, Tanpa Harus ke Kantor

×

Cara Cek Bansos Kemensos 2026: Mudah Lewat HP, Tanpa Harus ke Kantor

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi uang. (Pexels/Ahsanjaya)
Ilustrasi uang. (Pexels/Ahsanjaya)
IKLAN
Ukuran teks

Portal Pantura – Kabar baik bagi jutaan warga penerima bantuan sosial. Kini, mengecek status tak perlu lagi antre panjang di kantor kelurahan atau dinas sosial. Cukup bermodal ponsel dan koneksi internet, hasilnya langsung bisa diketahui dalam hitungan menit.

Kementerian Sosial () telah menyediakan dua kanal digital resmi untuk pengecekan status penerima bantuan sosial (). Layanan ini hadir untuk mempermudah akses informasi bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Cek Lewat Aplikasi “Cek Bansos”

Cara paling praktis adalah menggunakan aplikasi resmi bernama Cek Bansos. Aplikasi ini tersedia gratis di Play Store (Android) maupun App Store (iOS).

iklan

Berikut langkah-langkahnya:

  1. Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.
  2. Buka aplikasi, lalu daftarkan akun baru.
  3. Pilih jenis bantuan yang ingin dicek, misalnya Program Keluarga Harapan (PKH).
  4. Masukkan data wilayah sesuai KTP, seperti provinsi, kabupaten/kota, hingga desa/kelurahan.
  5. Isi nama lengkap sesuai KTP.
  6. Ketuk tombol “Cari Data” dan tunggu hasilnya muncul.

Proses ini hanya membutuhkan waktu beberapa detik. Hasilnya menampilkan apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak.

Cek Bansos Lewat Website Resmi

Tidak ingin mengunduh aplikasi? Pengecekan juga bisa dilakukan langsung melalui browser di ponsel atau komputer.

Ikuti langkah berikut:

  1. Buka browser dan kunjungi situs resmi di cekbansos..go.id.
  2. Pilih wilayah secara bertahap: provinsi → kabupaten/kota → kecamatan → desa/kelurahan.
  3. Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
  4. Isi kode verifikasi (captcha) yang tertera di layar.
  5. Klik “Cari Data” untuk melihat hasil pencarian.

Pastikan nama yang dimasukkan sesuai persis dengan data di KTP agar hasil pencarian akurat.

Program Bansos yang Bisa Dicek

Melalui dua kanal digital tersebut, masyarakat dapat mengecek status penerimaan untuk berbagai program bansos unggulan , antara lain:

1. Program Keluarga Harapan (PKH) Program bantuan tunai bersyarat ini menyasar keluarga miskin dan rentan. Manfaatnya mencakup dukungan untuk ibu hamil, anak usia dini, pelajar, penyandang disabilitas, hingga lansia.

2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Penerima mendapat bantuan senilai Rp200.000 per bulan. Dana disalurkan setiap tiga bulan sekali dalam bentuk saldo elektronik ke rekening KPM dan dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan.

3. Program Indonesia Pintar (PIP) Bantuan pendidikan ini diberikan kepada siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA/sederajat dari keluarga kurang mampu. Tujuannya mencegah putus sekolah akibat kendala biaya.

4. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN) Melalui program ini, pemerintah menanggung iuran BPJS Kesehatan kelas 3 bagi masyarakat miskin. Penerima dapat mengakses layanan kesehatan tanpa biaya di fasilitas yang bekerja sama dengan BPJS.

Yang Perlu Diperhatikan

Jika nama Anda tidak muncul dalam hasil pencarian, bukan berarti tertutup kemungkinan untuk menjadi penerima bansos. Masyarakat yang merasa berhak namun belum terdaftar dapat mengajukan usulan melalui perangkat desa atau kelurahan setempat.

Sebaliknya, jika Anda sudah mampu secara ekonomi namun masih terdaftar sebagai KPM, mengimbau agar melaporkan diri untuk dicoret dari daftar penerima. Langkah ini memastikan bansos tepat sasaran bagi yang benar-benar membutuhkan.

Dengan adanya layanan digital ini, transparansi penyaluran bantuan sosial diharapkan semakin meningkat. Masyarakat pun tak perlu lagi bergantung pada informasi dari mulut ke mulut yang belum tentu akurat.***

Nur Cinta

Terbaru dari Nur Cinta