Ukuran teks
Di satu sisi, Iran menyebut proposal terbaru dari Amerika Serikat (AS) membantu menyempitkan perbedaan posisi kedua negara dalam perundingan damai. Kabar ini meredam kekhawatiran pasar.
Namun di sisi lain, Iran disebut tetap mempertahankan stok uranium yang sudah diperkaya di dalam wilayahnya. Kondisi itu dinilai masih menjadi ganjalan dalam proses negosiasi.
Ketidakpastian bertambah setelah muncul laporan soal pembahasan Iran dan Oman terkait rencana penerapan sistem tol permanen di Selat Hormuz. Jalur itu merupakan salah satu rute strategis perdagangan energi dunia.
Pelaku pasar masih waspada terhadap potensi tekanan inflasi dari sektor energi. Kondisi ini dinilai dapat mempengaruhi arah kebijakan suku bunga bank sentral ke depan.***
Berita Pilihan

