Portal Pantura, Jakarta – Sehari menjelang Lebaran 2026, harga sejumlah bahan pokok di pasar nasional melonjak drastis. Cabai rawit merah menjadi komoditas dengan kenaikan tertinggi.
Data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia per Jumat (20/3/2026) mencatat kenaikan merata pada hampir seluruh komoditas strategis. Lonjakan ini memperberat beban belanja masyarakat yang sedang mempersiapkan kebutuhan hari raya.
Cabai dan Bawang Paling Terpukul
Cabai rawit merah mencatat kenaikan tertinggi, melonjak 55,21% hingga menembus Rp131.000 per kilogram.
Komoditas cabai lainnya ikut terkerek. Cabai merah besar naik paling tajam secara persentase, yakni 90,19%, menjadi Rp91.750 per kg. Cabai merah keriting naik 75,48% ke angka Rp83.000 per kg. Sementara cabai rawit hijau naik lebih moderat, 14,44%, menjadi Rp63.400 per kg.
Bawang merah juga tak luput. Harganya melonjak 56,52% menjadi Rp68.400 per kg. Bawang putih menyusul dengan kenaikan 44,03% ke level Rp57.900 per kg.
Beras Semua Kelas Naik
Kenaikan harga beras terjadi di seluruh kelas kualitas. Beras kualitas bawah I naik 21,45% menjadi Rp17.550 per kg, sedangkan beras kualitas bawah II naik 22,41% ke Rp17.750 per kg.
Beras kelas menengah pun serupa. Beras medium I naik 20,38% menjadi Rp19.200 per kg, dan medium II naik 19,24% menjadi Rp18.900 per kg.
Untuk beras kelas atas, harga beras super I naik 20,64% menjadi Rp20.750 per kg. Beras super II naik 21,19% ke Rp20.300 per kg.
Daging, Telur, dan Minyak Ikut Naik
Daging ayam ras segar naik 19,95% menjadi Rp50.200 per kg. Daging sapi kualitas I naik 15,51% ke Rp168.650 per kg, sementara kualitas II naik 16,99% menjadi Rp161.150 per kg.
Telur ayam ras segar juga mencatat kenaikan signifikan, yakni 23,82%, sehingga kini dijual di kisaran Rp40.800 per kg.
Harga minyak goreng turut merangkak. Minyak goreng curah naik 11,92% menjadi Rp21.600 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I naik 22,59% ke Rp27.950 per liter, sedangkan kemasan bermerek II naik 17,43% menjadi Rp25.600 per liter.
Gula Ikut Terkerek
Gula pasir kualitas premium naik cukup tinggi, yakni 33,17%, menjadi Rp26.500 per kg. Adapun gula pasir lokal naik 16,89% ke angka Rp21.800 per kg.
Secara keseluruhan, pola kenaikan harga menjelang Lebaran ini mengikuti tren tahunan yang kerap terjadi akibat lonjakan permintaan. Namun, besaran kenaikan tahun ini—khususnya pada komoditas cabai—terbilang lebih tajam dibanding periode serupa tahun sebelumnya.
Masyarakat diimbau bijak berbelanja dan memanfaatkan pasar murah atau operasi pasar yang digelar pemerintah daerah selama periode Lebaran.***

