Portal Pantura – Pasar tradisional di tanah air kembali menunjukkan dinamika harga pangan yang fluktuatif pada akhir Juli ini. Kenaikan tajam mendominasi kelompok cabai dan produk hewani, sementara komoditas bawang kompak melanjutkan tren penurunan harga.
Rincian Harga Pangan Hari Ini
Stabilitas Harga Beras di Pasaran
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Bank Indonesia per Kamis (30/7/2026), harga beras terpantau stabil. Beras kualitas bawah I dibanderol Rp14.750 per kilogram dan kualitas bawah II naik tipis ke angka Rp14.600 per kilogram.
Sementara itu, varian beras medium hingga super tidak mengalami perubahan harga. Beras medium I bertahan di Rp16.400 dan beras super I tetap kokoh pada kisaran Rp17.700 per kilogram.
Lonjakan Harga Cabai dan Protein Hewani
Kelompok cabai mengalami lonjakan signifikan yang cukup memberatkan kantong konsumen rumah tangga. Cabai merah besar naik 3,74 persen menjadi Rp49.900 dan cabai merah keriting menyentuh Rp48.300 per kilogram.
Tidak ketinggalan, harga daging ayam ras segar terkerek naik sebesar 1,92 persen menjadi Rp39.850 per kilogram. Telur ayam ras segar turut mengalami kenaikan tipis ke level Rp29.650 per kilogram.
Tren Penurunan Bawang dan Minyak Goreng
Bawang Merah dan Putih Kompak Turun
Kabar baik datang dari komoditas bumbu dapur utama yang mulai melandai di pasaran. Harga bawang merah ukuran sedang turun 4,14 persen menjadi Rp40.500 per kilogram.
Penurunan serupa juga terjadi pada komoditas bawang putih ukuran sedang di angka Rp41.950 per kilogram. Tren positif ini diharapkan dapat meringankan beban belanja harian masyarakat.
Pergerakan Minyak Goreng dan Gula
Komoditas minyak goreng menunjukkan pergerakan harga yang bervariasi tipis. Minyak goreng curah turun tipis ke posisi Rp20.400 per liter, sedangkan minyak kemasan bermerek I naik ke Rp24.350 per liter.
Di sisi lain, harga komoditas gula pasir terpantau stabil tanpa pergerakan berarti. Gula pasir premium tetap dipertahankan pada harga Rp20.300 per kilogram.***
Tim Redaksi

