Portal Pantura, Jakarta - Harga sejumlah komoditas pangan strategis di tingkat eceran nasional masih terpantau tinggi. Data terbaru Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat cabai rawit merah berada di angka Rp85.500 per kilogram (kg), sementara daging sapi kualitas I menembus Rp145.750 per kg pada Senin (9/3/2026). Lonjakan harga cabai menjadi perhatian utama. Selain cabai rawit merah, cabai rawit hijau tercatat Rp54.000 per kg, cabai merah besar Rp45.600 per kg, dan cabai merah keriting Rp43.950 per kg. Fluktuasi harga cabai kerap dipicu faktor cuaca dan gangguan rantai pasokan dari sentra produksi. Harga Daging dan Protein Hewani Untuk komoditas protein hewani, daging sapi kualitas II dijual seharga Rp138.100 per kg, lebih rendah Rp7.650 dibanding kualitas I. Sementara itu, daging ayam ras berada di harga Rp41.750 per kg, dan telur ayam ras tercatat Rp33.200 per kg. Bawang dan Bumbu Dapur Komoditas bumbu dapur juga menunjukkan harga yang perlu diwaspadai konsumen. Bawang merah dipatok Rp44.800 per kg, sedangkan bawang putih berada di posisi Rp40.850 per kg. Kedua komoditas ini merupakan komponen utama dalam struktur biaya memasak rumah tangga di Indonesia. Ragam Harga Beras Berdasarkan Kualitas Beras sebagai komoditas pangan pokok terpantau stabil dengan variasi harga sesuai kualitasnya. Beras kualitas bawah I dan II sama-sama dibanderol Rp14.500 per kg. Untuk kelas medium, beras kualitas medium I dijual Rp15.900 per kg dan medium II Rp15.800 per kg. Adapun beras kualitas premium atau super I tercatat paling tinggi di angka Rp17.250 per kg, sementara super II berada di Rp16.700 per kg. Minyak Goreng dan Gula Harga minyak goreng curah tercatat Rp19.250 per liter. Sementara itu, minyak goreng kemasan bermerek I lebih mahal, yakni Rp22.850 per liter, dan kemasan bermerek II di angka Rp22.050 per liter. Selisih antara minyak curah dan kemasan bermerek mencapai lebih dari Rp3.000 per liter. Untuk gula pasir, versi kualitas premium dijual Rp20.100 per kg, sedangkan gula pasir lokal tersedia di harga Rp18.750 per kg. Pantauan Rutin Bank Indonesia PIHPS Nasional merupakan sistem pemantauan harga pangan yang diperbarui secara berkala oleh Bank Indonesia. Data ini menjadi acuan penting bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan stabilisasi harga, sekaligus referensi bagi konsumen dan pelaku usaha dalam memantau pergerakan harga di pasar. Kenaikan harga pangan strategis, terutama komoditas cabai dan daging, berpotensi menekan daya beli masyarakat berpenghasilan rendah. Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) secara rutin melakukan operasi pasar dan koordinasi dengan daerah penghasil untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga.*** ***Sumber: PIHPS Nasional Bank Indonesia