Portal Pantura, Brebes – Seorang buruh perempuan di pabrik sepatu di Brebes bisa mengantongi tambahan Rp4 juta per bulan hanya dari lembur. Angka itu bukan sekadar upah. Itu harapan nyata di balik mesin jahit.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyaksikan sendiri fakta itu saat mengunjungi pabrik PT Gold Emperor Indonesia (GEI) di Kecamatan Tanjung, Brebes, Kamis (7/5/2026).
Ia berdialog langsung dengan para pekerja di sela peninjauan area produksi.
“Ketika investasi masuk dan industri berkembang, manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” kata Luthfi.
Investasi Triliunan, Ribuan Pekerja Lokal Terserap
PT Gold Emperor Indonesia adalah perusahaan asal China yang bergerak di bidang manufaktur alas kaki.
Sepanjang 2024–2025, perusahaan ini menanamkan modal senilai Rp1,65 triliun di Brebes.
Saat ini, pabrik tersebut mempekerjakan 4.044 orang. Mayoritas adalah perempuan dari warga lokal.
Perusahaan menargetkan penyerapan hingga 10.000 tenaga kerja dalam beberapa tahun ke depan.
Gaji UMK Plus Bonus dan BPJS
Tri Dewi Martini, seorang karyawan yang telah bekerja selama satu setengah tahun, mengaku puas dengan sistemnya.
“Kalau rajin masuk kerja dan ikut lembur, penghasilannya lumayan membantu kebutuhan keluarga. Sistemnya juga jelas dan transparan,” ujar Tri.
Selain gaji sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK), pekerja mendapat lembur, bonus kehadiran, uang makan, dan jaminan BPJS.
Pemerintah Siapkan SDM Lewat Vokasi dan BLK
Luthfi menegaskan, Pemprov Jateng terus mendorong investasi padat karya karena mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
Untuk mendukungnya, pemerintah memperkuat kesiapan sumber daya manusia melalui sekolah vokasi dan Balai Latihan Kerja (BLK).
“Kualitas tenaga kerja lokal harus terus kita siapkan agar mampu bersaing,” tambahnya.
Bupati: Bukti Investasi Sejalan dengan Kesejahteraan
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menyebut tumbuhnya industri di Brebes sebagai momentum kebangkitan ekonomi daerah.
Ia meyakini pendapatan buruh yang meningkat akan berdampak pada pendidikan anak dan perputaran ekonomi masyarakat.
“Ini menjadi bukti bahwa investasi dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Paramitha.
Ia menambahkan, Pemkab Brebes akan terus mendorong penyerapan tenaga kerja lokal demi menekan angka kemiskinan.***

