Portal Pantura, Jakarta – Rupiah ditutup menguat pada perdagangan Rabu (10/12/2025) sore. Mata uang Garuda berada di posisi Rp16.688 per dolar Amerika Serikat.
Penguatan tercatat 12 poin atau setara 0,07 persen dibanding perdagangan sebelumnya. Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia juga mencatat level yang sama.
Mata Uang Asia Kompak Menguat
Penguatan rupiah sejalan dengan pergerakan mata uang kawasan Asia. Mayoritas mata uang regional berada di zona positif pada penutupan perdagangan sore ini.
Yen Jepang naik 0,12 persen. Baht Thailand mencatat penguatan 0,14 persen. Yuan China menguat 0,16 persen terhadap dolar AS.
Peso Filipina menjadi yang terkuat dengan kenaikan 0,77 persen. Won Korea Selatan menguat 0,32 persen.
Dolar Singapura turut menguat 0,20 persen. Sementara dolar Hong Kong stagnan tanpa perubahan signifikan.
Mata Uang Negara Maju Juga Positif
Penguatan tidak hanya terjadi di Asia. Mata uang utama negara maju turut berada di zona hijau.
Euro Eropa mencatat kenaikan 0,12 persen. Poundsterling Inggris menguat tipis 0,03 persen. Franc Swiss naik 0,18 persen.
Di kawasan Pasifik, dolar Australia menguat 0,16 persen. Dolar Kanada juga mencatat penguatan 0,18 persen terhadap greenback.
Sentimen Positif Data Domestik
Penguatan rupiah yang terbatas dipercaya dipengaruhi sentimen domestik. Data penjualan ritel Bank Indonesia menunjukkan hasil positif.

