- Usaha telah beroperasi minimal enam bulan
- Tidak memiliki kredit produktif di perbankan lain
- Memiliki Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) atau izin sejenis
- Plafon pinjaman berkisar antara Rp50 juta hingga Rp500 juta
Prosedur Pengajuan KUR BRI Secara Offline
Calon debitur dapat mengajukan KUR dengan mendatangi kantor cabang BRI terdekat. Metode ini memungkinkan konsultasi langsung dengan petugas bank.
Berikut tahapan pengajuan KUR BRI:
- Kunjungi kantor cabang BRI terdekat
- Ambil nomor antrean di bagian layanan kredit
- Informasikan kepada petugas maksud pengajuan KUR
- Serahkan seluruh dokumen persyaratan yang telah disiapkan
- Ikuti sesi wawancara terkait profil dan kondisi usaha
- Tim BRI akan melakukan survei lapangan ke lokasi usaha
- Jika disetujui, dana akan ditransfer ke rekening BRI pemohon
Proses survei menjadi tahap krusial dalam penilaian kelayakan usaha. Pastikan lokasi usaha mudah diakses dan operasional saat tim survei berkunjung.
Tips Agar Pengajuan KUR Disetujui
Beberapa hal yang perlu diperhatikan agar pengajuan KUR BRI berjalan lancar:
- Pastikan usaha telah berjalan sesuai jangka waktu minimal yang ditentukan
- Lengkapi semua dokumen legalitas usaha dan identitas diri
- Tunjukkan bukti bahwa usaha menghasilkan keuntungan secara konsisten
- Jaga riwayat kredit tetap bersih tanpa tunggakan
- Siapkan pembukuan sederhana sebagai bukti aktivitas usaha
Keunggulan KUR BRI 2026
Program KUR BRI menawarkan beberapa keunggulan dibanding pinjaman komersial biasa. Suku bunga yang dikenakan lebih rendah karena mendapat subsidi dari pemerintah. Proses pengajuan juga relatif cepat dengan persyaratan yang tidak memberatkan pelaku UMKM.
Plafon pinjaman yang beragam memungkinkan pelaku usaha memilih sesuai kebutuhan modal. Tenor pembayaran yang fleksibel juga memudahkan debitur dalam mengatur arus kas usaha.***

