NPWP diperlukan khususnya untuk pengajuan di atas Rp50 juta. Rekening BRI aktif sebagai sarana pencairan dana. Track record kredit bersih dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) Otoritas Jasa Keuangan.
Prosedur Pengajuan: Pilih Jalur Online atau Offline
BRI menyediakan dua mekanisme pengajuan untuk mengakomodasi kebutuhan beragam nasabah.
Jalur Digital:
Kunjungi portal resmi BRI di https://bri.co.id/kur. Buat akun atau masuk menggunakan kredensial yang sudah terdaftar. Pilih menu pengajuan KUR dan pelajari persyaratan yang tertera. Isi formulir data pribadi dan profil usaha secara detail. Unggah seluruh dokumen persyaratan seperti identitas, legalitas usaha, dan dokumentasi usaha. Manfaatkan fitur kalkulator simulasi untuk menghitung proyeksi angsuran bulanan. Setelah submit, tim BRI akan melakukan verifikasi data dan menghubungi untuk tahap survei lapangan.
Jalur Konvensional:
Datangi kantor cabang BRI terdekat dengan membawa berkas lengkap. Petugas customer service akan memandu proses pendaftaran dan memberikan rekomendasi jenis KUR yang sesuai. Verifikasi dokumen dan kunjungan survei akan dijadwalkan setelah berkas diterima.
Strategi Meningkatkan Peluang Persetujuan
Berdasarkan pengalaman praktisi perbankan, terdapat beberapa kiat yang dapat meningkatkan probabilitas disetujuinya pengajuan KUR:
Pastikan semua dokumen tersedia dalam kondisi terbaru dan sesuai format yang diminta. Siapkan data keuangan usaha seperti catatan omzet atau laporan penjualan minimal tiga bulan terakhir sebagai bukti performa bisnis. Hindari pengajuan dengan data yang tidak akurat karena akan terdeteksi saat verifikasi dan berpotensi ditolak. Jika mengalami kendala atau kebingungan terkait persyaratan, jangan ragu berkonsultasi langsung dengan petugas BRI sebelum mengajukan.
Dengan memahami seluk-beluk KUR BRI 2026 dan mempersiapkan diri secara matang, pelaku UMKM memiliki peluang lebih besar mengakses modal usaha yang dapat menjadi katalis pertumbuhan bisnis mereka.***

