Di sisi lain, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) menjadi saham dengan penurunan terdalam, anjlok 13,94 persen. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) terkoreksi 8,90 persen. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turun 7,55 persen. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melemah 6,45 persen dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun 5,32 persen.
BBCA Catat Nilai Transaksi Terbesar
Dari sisi nilai transaksi, saham BBCA paling aktif diperdagangkan dengan nilai Rp 3,09 triliun. Disusul PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) senilai Rp 2,59 triliun dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 1,33 triliun.
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatat transaksi Rp 1,31 triliun, diikuti PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) senilai Rp 800,92 miliar. Dari sisi volume, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) paling aktif dengan 29,89 juta lembar saham.
Rupiah Ikut Tertekan
Sejalan dengan pelemahan IHSG, rupiah juga ditutup melemah terhadap dolar AS. Di pasar spot, rupiah berada di Rp 17.989 per dolar AS, turun dari posisi pembukaan Rp 17.966 dan penutupan hari sebelumnya di Rp 17.944. Secara harian, rupiah terdepresiasi sekitar 0,25 persen.
Bursa Asia Bergerak Variatif
Di kawasan Asia, pergerakan indeks saham berlangsung beragam. Nikkei 225 Jepang naik tipis 0,06 persen dan KOSPI Korea Selatan menguat 0,43 persen.
Sementara itu, Shanghai Composite turun 0,16 persen, Hang Seng Hong Kong melemah 0,65 persen, dan S&P/ASX 200 Australia terkoreksi 0,23 persen.***

