Portal Pantura, Brebes – Kalender Jawa hari ini, Jumat 10 Juli 2026, menunjukkan weton Jumat Pon dengan neptu 13. Bagi masyarakat yang masih memegang tradisi leluhur, informasi ini penting untuk menentukan hari baik maupun memahami watak seseorang.
Sistem penanggalan Jawa memang berbeda dari kalender Masehi yang umum digunakan sehari-hari. Kombinasi hari dan pasaran inilah yang oleh masyarakat Jawa disebut weton.
Rincian Kalender Hari Ini
Berikut detail lengkap penanggalan Jumat, 10 Juli 2026:
- Kalender Masehi: 10 Juli 2026
- Kalender Jawa: 24 Sura 1960
- Kalender Hijriah: 25 Muharram 1448 H
- Hari: Jumat
- Pasaran: Pon
- Weton: Jumat Pon
- Neptu: 13
Cara Kerja Kalender Jawa
Kalender Jawa menganut sistem lunar atau perhitungan bulan, sehingga mekanismenya lebih dekat dengan kalender Hijriah dibanding Masehi. Perbedaan mendasarnya terletak pada waktu pergantian hari.
Jika kalender Masehi berganti hari tepat tengah malam, kalender Jawa berganti hari begitu matahari terbenam atau bakda magrib. Karena itu, pasaran Jumat sebenarnya sudah dimulai sejak Kamis petang.
Penanggalan ini memadukan dua siklus sekaligus, yakni Saptawara atau tujuh hari dalam sepekan, dan Pancawara atau lima hari pasaran yang terdiri dari Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Perpaduan keduanya menghasilkan 35 kombinasi weton yang berulang setiap 35 hari.
Watak Weton Jumat Pon
Neptu 13 pada weton Jumat Pon didapat dari penjumlahan nilai hari Jumat (6) dan nilai pasaran Pon (7).
Menurut perhitungan primbon, mereka yang lahir pada weton Jumat Pon memiliki kepribadian tenang, serius, dan bijaksana saat berbicara. Sosok dengan weton ini juga dikenal berjiwa sosial tinggi serta memiliki hati yang jujur dan mudah bersimpati kepada orang lain.
Kelebihan lain yang melekat adalah kemampuan beradaptasi dengan cepat di berbagai lingkungan. Namun kelenturan ini bisa berbalik menjadi kelemahan jika tidak dibarengi rasa percaya diri yang kuat, karena membuat mereka rentan terpengaruh pendapat maupun kebiasaan buruk orang lain.
Wuku dan Peruntukan Hari
Menurut Ki Totok Yasmiran, ahli penanggalan Jawa dari Museum Radyapustaka Solo, Jumat Pon hari ini berada dalam wuku Mandhasiya. Ia menyebut hari ini memiliki watak rahayu dan cocok digunakan untuk membangun bendungan.
Tim Redaksi
