IKLAN
Gaya Hidup

Rahasia Jepang dalam Menjaga Kesehatan dari Diabetes

Avatar photo
×

Rahasia Jepang dalam Menjaga Kesehatan dari Diabetes

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi diabetes. (Foto: Pexels).

Portal Pantura – Diabetes adalah salah satu masalah kesehatan yang semakin banyak dihadapi oleh masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Penyakit ini tidak hanya mempengaruhi kualitas hidup, tetapi juga meningkatkan risiko komplikasi serius. Namun, Jepang menjadi salah satu negara dengan prevalensi diabetes yang relatif rendah, dan ini tak lepas dari gaya hidup sehat yang diterapkan oleh sebagian besar penduduknya.

Bagaimana sebenarnya cara hidup sehat masyarakat Jepang yang berperan dalam pencegahan diabetes? Berikut adalah beberapa kebiasaan hidup yang sering dilakukan orang Jepang, yang ternyata efektif dalam menjaga kesehatan dan mencegah diabetes.

1. Rutin Minum Teh Hijau

IKLAN

Minum teh hijau telah menjadi bagian penting dari budaya Jepang. Banyak orang Jepang yang mengonsumsi teh hijau bersamaan dengan makan siang atau malam mereka. Teh ini diketahui mengandung senyawa-senyawa penting seperti polifenol dan polisakarida, yang dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di Diabetes & Metabolism Journal, konsumsi rutin teh hijau dapat berperan dalam mengurangi risiko diabetes. Para ahli menyarankan untuk minum dua hingga tiga cangkir teh hijau per hari agar manfaatnya optimal.

2. Cara Unik Mengolah Nasi

Nasi merupakan makanan pokok bagi masyarakat Jepang, namun mereka memiliki cara unik dalam mengolahnya. Banyak orang Jepang menambahkan sedikit cuka beras ke dalam nasi saat memasak. Berdasarkan penelitian dari Arizona State University, penambahan cuka pada nasi atau karbohidrat lain dapat meningkatkan respons insulin dalam tubuh.

Kandungan asam asetat dalam cuka diyakini mampu memperlambat proses pemecahan karbohidrat menjadi gula, sehingga mengurangi lonjakan gula darah yang berbahaya. Dengan demikian, tubuh dapat lebih efektif dalam menjaga keseimbangan kadar gula darah setelah makan.

3. Berjalan Kaki Setelah Makan

Berjalan kaki merupakan bagian dari keseharian banyak orang Jepang, terutama setelah makan. Kebiasaan sederhana ini ternyata memberikan manfaat besar bagi kesehatan. Penelitian yang diterbitkan di Sports Medicine menunjukkan bahwa berjalan kaki, meskipun hanya beberapa menit, dapat membantu mengurangi peningkatan gula darah setelah makan.

Berjalan setelah makan membantu tubuh menggunakan glukosa yang terdapat dalam darah, sehingga mencegah penumpukan gula darah yang berlebihan. Bagi orang Jepang, berjalan kaki dari satu tempat ke tempat lain atau sekadar berjalan-jalan ringan menjadi cara alami untuk menjaga kesehatan jangka panjang.

4. Prinsip Makan ‘Hara Hachi Bu’

Salah satu kebiasaan makan yang populer di Jepang adalah prinsip ‘hara hachi bu’, yang berarti makan hanya sampai 80% kenyang. Kebiasaan ini membantu mencegah makan berlebihan yang bisa membebani sistem pencernaan dan memperlambat metabolisme tubuh.

Menurut ahli diet Kouka Webb, metode ini membantu tubuh mencerna makanan lebih efektif dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Dengan membatasi porsi makan, tubuh tidak perlu bekerja ekstra keras dalam proses pencernaan, yang pada akhirnya membantu mencegah lonjakan glukosa darah dan menurunkan risiko diabetes.

Tim Redaksi

Nur Cinta
Reporter Nur Cinta
---
Penulis ---
Portal Pantura
Editor Portal Pantura